Berita Gianyar
Polisi Gianyar Gencar Turun ke Sawah, Tingkatkan Kunjungan Interaktif dengan Petani
Seperti yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polres Blahbatuh yang aktif berinteraksi dengan petani dan peternak di wilayah desa binaannya.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Polisi di Kabupaten Gianyar sejak sepekan lalu banyak melakukan aktivitas di bidang ketahanan pangan.
Baik dari tingkat Polsek maupun Polres. Mulai dari membuka lahan untuk ditanami komoditas seperti jagung, hingga membudidayakan ikan air tawar dengan meminjam kolam milik masyarakat.
Terbaru, aparat kepolisian seperti Bhabinkamtibmas pun gencar turun ke sawah, menyambangi petani untuk melakukan interaksi seputar ketahanan pangan.
Seperti yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polres Blahbatuh yang aktif berinteraksi dengan petani dan peternak di wilayah desa binaannya.
Baca juga: CURHAT ke Dewan Gaji Menurun karena Tambahan Tenaga PPPK, Ini Kata Nakes di Jembrana
Baca juga: DEBAT Pilgub II, Beasiswa dan Sekolah Gratis, Mulia-PAS & Koster-Giri Bicara Pembangunan SDM Bali

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya ketahanan pangan. Juga mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait dengan tantangan yang mereka hadapi dalam dunia pertanian dan peternakan.
Melalui pendekatan interaktif, Bhabinkamtibmas tidak hanya menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Namun, juga mengajak masyarakat berdiskusi mengenai langkah-langkah yang bisa diambil untuk meningkatkan produksi pangan lokal, termasuk solusi atas kendala yang mereka hadapi, baik dalam hal distribusi, harga, maupun teknik bertani yang lebih efisien.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Berata mengatakan, Polri memiliki peran ganda, yaitu menjaga keamanan sekaligus berkontribusi pada program ketahanan pangan.
Berata berharap, kegiatan sambang ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan di tengah kondisi global yang penuh tantangan.
Selain itu, melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Bhabinkamtibmas diharapkan menjadi jembatan yang mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat petani, serta memberikan dampak positif dalam memperkuat ketahanan pangan lokal yang pada akhirnya mendukung ketahanan pangan nasional.
“Dengan langkah-langkah yang diambil Bhabinkamtibmas, kami berharap bisa memperkuat kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan di kalangan masyarakat serta menciptakan sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas di Indonesia,” ujar Kompol Berata. (weg)
Kasus Orang Jatuh Ke Jurang Ternyata Korban Pengeroyokan Di Bali, Rohmat & Wahyu Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Motif Rohmat dan Wahyu Tega Keroyok Lalu Tusuk Kurniawan, Korban Ditemukan di Bawah Jembatan di Ubud |
![]() |
---|
Hama Tikus Kembali Muncul Di Gianyar Bali, Distanak Tekankan Teknik Ngeropyok |
![]() |
---|
BNNK Gianyar Bali Ajak Guru Bergerak Lawan Ancaman Vape Narkotika |
![]() |
---|
Operasi Sikat Agung di Gianyar Bali, 21 Kasus Diungkap Polisi, Termasuk Pengeroyokan di Ubud |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.