Berita Denpasar
HEBOH! Pasutri Hajar Pria di Kos-kosan Jalan Trengguli Denpasar, Lutut Dibenturkan ke Mulut
HEBOH! Pasutri Hajar Pria di Kos-kosan Jalan Trengguli Denpasar, Lutut Dibenturkan ke Mulut
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus penganiayaan kembali terjadi kali ini antar kerabat yang berselisih paham di kos-kosan di Jalan Trengguli nomor 71, Penatih, Denpasar Timur.
Atas kasus penganiayaan di kos-kosan tersebut, satu orang ditetapkan sebagai tersangka yakni Samuel Ena Blegur (41).
Korban penganiayaan oleh pasutri bernama Seprianus Petrus Blegur (30), korban dan pelaku sama-sama berasal dari Alor Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: SELAMAT JALAN Pak Camat Jembrana Kadek Arianta, Kronologi Lengkap Meninggal di Jakarta
Peristiwa penganiayaan bermula pada sekitar bulan April 2024 korban dengan Samuel Ena Blegur ada salah paham terkait tentang adat namun permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara damai.
Tujuh bulan kemudian, pada Sabtu tanggal 16 November 2024 sekira pukul 22.30 wita pelaku Samuel Ena Blegur mengetuk pintu kamar kos-kosan korban di Jalan Trengguli Denpasar, saat itu didengar oleh istri, sedangkan korban masih mandi.
Baca juga: Saat De Gadjah Ramai Didukung Raffi Ahmad Hingga Celine Evangelista, Wayan Koster Lakukan ini
Selesai mandi korban langsung keluar dan membuka pintu kos-kosan sambil menjemur handuk.
Tiba-tiba yang pelaku datang menghampiri korban dan membicarakan kembali permasalahan salah paham yang sudah selesai tersebut.
Karena pelaku berbicara dengan nada tinggi sehingga korban tersinggung sontak mendorong lehernya.
Pelaku pun tidak terima, Samuel pun mulai melancarkan aksi penganiayaan terhadap Seprianus dengan tangan kosong.
Beberapa pukulan tersebut mengenai bagian muka dan kepala belakang korban sampai korban terjatuh.
Melihat aksi penganiayaan tersebut, istri korban bermaksud melerai dan menarik tangan korban masuk dalam kos-kosan.
Namun pelaku yang dalam keadaan emosi itu terus melakukan penganiayaan.
Bahkan, aksi penganiayaan semakin tak terkendali, pelaku mengambil sepeda merek BMX milik tetangga kos.
Kemudian memukulkan kepada korban sebanyak 2 kali yang mengenai bagian pinggang sebelah kiri korban dan bahu istri korban sebelah kanan.
Hal itu menyebabkan ponsel yang dipegang istri korban terjatuh dan pecah.
Lalu setelah korban terbangun, pelaku Samuel Ena blegur kembali melakukan penganiayaan dengan memukul korban yang mengenai mata sebelah kanan korban.
Kemudian istri pelaku bernama Yuliana datang dari kamar kos-kosan juga melakukan penganiayaan terhadap korban dari belakang serta menarik baju korban hingga robek.
Saat korban terjatuh pelaku Samuel Ena Blegur membenturkan lutut kanannya ke arah mulut korban sebelah kiri hingga mengeluarkan darah.
Melihat hal tersebut istri korban langsung menarik korban masuk ke dalam kos-kosan agar tidak ribut lagi dan malu dengan tetangga atas keributan tersebut.
Sedangkan pasutri pelaku penganiayaan masih di luar sambil meracau.
Akibat penganiayaan tersebut korban Seprianus mengalami luka lebam dan bengkak pada bagian mata sebelah kanan, luka robek dan bengkak pada mulut sebelah kiri bagian dalam.
Kemudian bengkak pada kepala sebelah kiri belakang serta pinggang sebelah kiri terasa sakit, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar timur.
Sehari kemudian, pada Minggu 17 November 2024, petugas ke tempat tinggal pelaku yang juga berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku di kosnya.
"Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah memukul korban dengan menggunakan tangan mengepal yang mengenai mata sebelah kanan," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Senin 18 November 2024,
Pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dijerat pasal 351 KUHP atas dugaan tindak pidana penganiayaan. (*)
Ringankan Beban Umat, PHDI Denpasar Bali Akan Gelar Upacara Menek Kelih hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
4 Mantan Karyawan Berkomplot Lakukan Aksi Pencurian di Denpasar Bali, Gasak 6 Karton Vitamin Rambut |
![]() |
---|
3 Mobil Patroli Satpol PP Denpasar Bali Tak Laik Jalan Diajukan Untuk Penghapusan, Masih Miliki 7 |
![]() |
---|
Rumah Di Denpasar Bali Disatroni Maling, Berlian Hingga Cincin Hilang, Pelaku Masih Berkeliaran |
![]() |
---|
Proyek Kabel Bawah Tanah Denpasar Akan Dimulai Di Sanur Bali, Pengerjaan Dimulai September 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.