Pilkada Bali 2024

MUSIBAH Pilkada Serentak 2024, Ada yang Meninggal Dunia hingga Keguguran, KPU Beri Santunan

Sementara yang mengalami keguguran adalah Luh Merry Sudaryani (34) seorang KPPS di Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan.

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi mayat - Selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, dilaporkan ada tujuh petugas yang mendapat musibah. Satu orang meninggal dunia, tiga patah tulang, dua keguguran dan satu pingsan. 

Di Kecamatan Selat, pada TPS 8 Desa Sebudi, ada masyarakat yang keberatan karena suaranya dimanipulasi yang membuat perolehan paslon 01 Pilgub mencapai 100 persen. Juga ada di Kecamatan Kubu, pada TPS 9 Desa Tianyar terjadi salah satu pemilih yang mengamuk karena bersikeras memilih sebelum jam 12 padahal namanya tidak terdaftar dalam DPT.

Sementara itu, dugaan pelanggaran pemilihan di Tabanan terjadi di TPS 3  Banjar  Bengkel Kawan, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri. Ada pemilih menggunakan hak pilih dengan membawa C pemberitahuan neneknya.

“TPS 3 Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel Kecamatan Kediri ada salah satu warga memukul kotak suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dengan kondisi rusak tapi tidak ada kerusakan surat suara. Kotak sudah diganti oleh KPU Tabanan,” paparnya.

Terakhir di  TPS  09 Desa Dauh peken Pemilih DPT , DPTb dan DKP yang hadir ada selisih lebih  surat suara tiga buah dengan pemilih yang menggunakan hak pilih. Petugas KPPS diketahui oleh saksi 01 menggunakan hak pilihnya mencoblos di meja KPPS dan bukan di bilik suara. Bawaslu masih melakukan penelusuran. (sup)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved