Pilkada Buleleng
Bayar Nazar, Diding Rela Jalan 89 Kilometer di Bali, Sebagai Wujud Syukur Jagoannya Menang Pilkada
bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 30 November 2024, Diding mulai membayar janji yang telah dia ucapkan.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Mengenai persiapan jalan kaki, Diding mengatakan ia tidak ada persiapan apapun.
Bahkan di tanggal 29 November, ia masih sempat bekerja seperti biasa sebagai sopir di perusahaan air mineral.
Dikatakan perjalanan yang paling berat adalah di hari pertama, terutama saat melewati areal hutan Desa Sumberklampok.
Di mana cuaca saat itu sangat panas pada siang harinya, dan sempat kehujanan saat tiba di Desa Pemuteran.
Namun pada hari kedua, perjalanan terasa lancar. Bahkan ia didampingi sejumlah pengurus. Baik dari PAC maupun organisasi Islam.
"Alhamdulillah dari anggota dewan, ranting PAC sangat mensupport dan perhatian. Saat itu saya dijamu untuk istirahat, ada anggota dewan Nyoman Mudita dan Anak Agung Ketut Widia yang memberi bantuan logistik. Seperti membelikan jas hujan, makan dan minum, bahkan mencarikan tukang pijat untuk melemaskan otot," ujarnya.
Diding mengatakan, apa yang dia lakukan ini sangatlah berkesan.
Diakui menjelang finish, kakinya terasa seperti tidak bisa digerakkan. Bahkan jelang menapakkan kaki di kantor DPC, ia hampir jatuh.
"Mungkin ini karena sangking senang, bahagia, dan bersyukurnya saya diberi kekuatan bisa finis dengan selamat. Saya berharap mudah-mudahan pemimpin Buleleng yang terpilih, bisa menjadi amanah dan menjadi kebanggaan Bali dan Buleleng pada khususnya," tandas Diding yang juga Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Bamusi Buleleng ini. (mer)
Kumpulan Artikel Pilkada Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.