Nataru di Bali
Kendaraan Masuk Bali Diprediksi Naik! Organda Sebut Libur Nataru Rawan Macet, Dishub Badung Siaga
Bahkan untuk pengecekan kendaraan pada masing-masing Perusahaan Otobus (PO) menjadi kewenanganan BPTD.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Bali dikhawatirkan akan alami lonjakan kunjungan wisatawan terutama wisatawan domestik (Wisdom) saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bali, I Nyoman Arthaya Sena mengkhawatirkan kondisi ini akan menimbulkan kemacetan, terlebih akan adanya penambahan volume kendaraan dari luar Bali.
Seperti pada tahun sebelumnya, kendaraan luar Bali cukup banyak memasuki Bali saat Libur Nataru. Dengan bingkai NKRI menurutnya tentu tidak bisa membatasi jumlah kendaraan yang masuk ke Bali. Serta belum juga ada peraturan ataupun undang-undang yang membatasi hal tersebut.
Dikatakannya, saat Libur Nataru ini akan lebih banyak kendaraan yang masuk ke Bali dibandingkan ke luar. “Volumenya itu empat berbanding satu. Empat dari barat (luar Bali), dari sini cuma satu,” jelasnya pada Selasa (3/12).
Lebih lanjutnya ia mengatakan saat libur Nataru yang kunjungan wisatawan akan didominasi oleh domestik, tidak serta merta membuat pertumbuhan signifikan penggunaan angkutan pariwisata di Bali. Namun ia tak menampik untuk permintaan rental kendaraan kemungkinan akan naik seratus persen.
Baca juga: BUTUH Rp4 Miliar Bangun Sodetan, Atasi Banjir di Kampung Anyar Buleleng
Baca juga: JADI Destinasi Tujuan Wedding, BWA Temukan 35 Buyer & 35 Seller Lokal Hingga Mancanegara di Bali

Hal ini harus menjadi perhatian sehingga bisa menanggulangi kemacetan nantinya. Terutama dengan masuknya kendaraan pribadi untuk berwisata.
“Sehingga perlu dicermati ini, baik itu bagi Dirlantas ataupun Dinas Perhubungan. Bagaimana nanti mengaturnya, saat masuk ke obyek wisata juga termasuk parkirnya,” imbuhnya.
Untuk menekan kemacetan ini, kata dia perlu ada kebijakan yang komperhensif. Membutuhkan diskusi panjang sehingga bisa memberikan kebijakan yang menguntungkan semua pihak.
Sementara itu menyambut libur Nataru, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menyiagakan personelnya.
Bahkan Dishub Badung juga menunggu konfirmasi dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali terkait bantuan dalam pengawasan transportasi salah satunya melakukan pengecekan kendaraan.
Kadishub Badung, AA Ngurah Rai Yuda Darma mengakui jika pihaknya dalam penanganan kelancaran lalulintas libur Natal dan Tahun baru, pihaknya siap bekerjasama dengan aparat kepolisian.
Bahkan untuk pengecekan kendaraan pada masing-masing Perusahaan Otobus (PO) menjadi kewenanganan BPTD.
"Dalam pemeriksaan bus jelang natal dan tahun baru itu kewenangan BPTD Bali karena Lintas Provinsi," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Selasa (3/12).
Disebutkan dalam pelaksanaan ramcek, termasuk penjagaan pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait baik itu Aparat kepolisian, Terminal Mengwi dan BPTD.
"Jadi kami tetap akan persiapkan personil. Sehingga bisa berkolaborasi saat melaksanakan kegiatan jelang Natal dan Tahun Baru ini," bebernya. (sar/gus)
19 Hari Posko Nataru 2024/2025, Bandara Ngurah Rai Layani 1,3 Juta Penumpang Lebih |
![]() |
---|
Arus Balik Nataru, 34 Ribu Orang Tinggalkan Bali, Pelabuhan Gilimanuk Padat Mulai Sore Hari |
![]() |
---|
Layani 1.069.653 Penumpang Selama Periode Nataru, Bandara Ngurah Rai Bersiap Hadapi Arus Balik |
![]() |
---|
Nataru, Orang Masuk Bali Turun 11 Persen, Menhub Dudy Tinjau Kesiapan Puncak Arus Balik di Ketapang |
![]() |
---|
345 Ribu Orang Masuk Bali Selama Nataru, Menhub Dudy Tinjau Kesiapan Puncak Arus Balik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.