Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Pendongeng Gede Tarmada Berpulang, Putra Sekaligus Penerus Maestro Made Taro

Pendongeng Gede Tarmada Berpulang, Putra Sekaligus Penerus Maestro Made Taro

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
istimewa
Pendongeng Gede Tarmada Berpulang, Putra Sekaligus Penerus Maestro Made Taro 

 


TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Putra maestro permainan anak dan pendongeng Made Taro yang bernama Gede Tarmada berpulang.

Dimana Gede Tarmada merupakan sosok penerus dari Made Taro yang selama ini selalu menemani sang ayah.

Sosok pria yang penuh semangat dan sabar dalam mengenalkan permainan rakyat sambil bercerita kepada anak-anak itu telah berpulang. 

Baca juga: DIBUTAKAN NAFSU! Gadis Karangasem Putu Devi Lakukan Hal Terlarang di Kamar Villa Seminyak Bali

Ni Luh Putu Dwipayanti, istri almarhum tak bisa berkata banyak.

"I Gede Tarmada telah berpulang,” katanya.

I Gede Tarmada merupakan penerus maestro dongeng anak Bali, Made Taro yang juga ayah kandungnya. 

Baca juga: KECELAKAAN Hitungan Detik, Senggolan Sesama Pemotor, Berakhir Dilindas Avanza

Tarmada meninggal pada, 27 November 2024 karena sakit. 


Upacara Ngaben dan Ngelanus dilaksanakan, Selasa, 3 Desember 2024 pukul 12.00 Wita, di Krematorium Santha Yana Cekomaria Denpasar. 


Tarmada meninggalkan istri dan dua anak, Gede Tarmanda Aditya Pratama dan Made Tarayana Amada Putra.


Anak pertama Gede Tarmada Aditya Pratama pun tak kuasa menahan kesedihanya.


"Mohon doa agar bapak mendapat tempat yang baik, serta  dukungan semua pihak semoga apa yang ditinggalkan dapat saya lanjutkan, dan tidak lupa semua pihak memberikan suport kepada kami, terutama Kakek Taro dalam mengembangkan  permainan dan mendongeng tetap lestari,” harap cucu pertama dari Made Taro itu. 


Budayawan Prof. Dr. I Wayan Dibia merasa sedih kehilangan seorang sosok yang gigih memperkenalkan budaya permainan tradisional. 


"Sosok I Gede Tarmada adalah  penerus dari sang maestro Made Taro ini memang memiliki kegigihan dalam meneladani dan menyuarakan permainan tradisional melalui kegiatan- kegiatan seni, lomba bahkan aktif dalam berbagai diskusi,” ucap Prof Dibia.


Kadek Wahyudita selaku sahabat sekaligus Klian Penggak Men Mersi  mengungkapkan, I Gede Tarmada merupakan sosok tutor yang sangat baik dan tak pernah mengenal lelah. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved