Pilkada Bali 2024

PILKADA, Petahana Unggul di Tabanan & Bangli, Sanjaya-Dirga Sapu Bersih, Sedana-Diar Pimpin Bangli 

Bahkan pasangan petahana ini sapu bersih semua suara di setiap kecamatan. Sanjaya-Dirga unggul dengan mendulang 204.374 suara atau 67,12%.

ISTIMEWA
Pemungutan suara Pilkada Bali 2024. 

“Untuk angka golput masih ada. Termasuk suara tidak sah juga kami catat mencapai 5.527 suara,” imbuhnya. Sementara itu, KPU Bangli telah menghitung hasil perolehan suara untuk Pilkada 2024, Kamis (5/12) kemarin. 

Dari rekapitulasi per kecamatan, hasilnya Paslon Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar mendominasi suara pemilih di Kabupaten Bangli. Pasangan petahana Sedana-Diar bisa dipastikan kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bangli.

Berdasarkan data KPU Bangli yang diterima Tribun Bali, Jumat (6/12), Paslon nomor urut 2 Sedana-Diar meraih suara terbanyak dengan total 91.257 suara.

Paslon nomor urut 3, Ida Bagus Gede Giri Putra-I Made Subrata menyusul dengan perolehan 48.073 suara. Sementara paslon nomor urut 1, Raden Cahyo Adhi Nugroho Martosubroto-I Gusti Winuntara, hanya memperoleh 8.411 suara.

Sedangkan jumlah angka golput di Kabupaten Bangli cukup tinggi. Dari rekapitulasi tersebut, diketahui tingkat pemilih yang tidak menggunakan hak pilih alias golput di Bangli mencapai 21,82%.

Itu artinya, dari total 196.044 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya 153.279 orang yang menggunakan hak pilihnya. Sementara itu, sebanyak 42.765 orang tercatat golput.

Ketua KPU Bangli, I Kadek Adiawan menjelaskan, proses rekapitulasi secara umum berlangsung lancar. Semua saksi Paslon maupun Bawaslu menerima hasil pemilihan yang digelar pada 27 November 2024 tersebut.

Terkait tingginya angka golput memang cukup disayangkan. Sebab sebelumnya pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk sosialisasi, agar minimal partisipasi mencapai 85?ri total DPT. 

“Target partisipasi Pilkada Bangli yang ditetapkan KPU sebesar 85% tidak tercapai. Kami belum dapat memastikan alasan banyaknya warga Bangli yang tidak menggunakan hak pilihnya. Untuk mengetahui penyebab pastinya harus dilakukan penelitian,” kata Adiawan.

Namun dugaan awal, penyebab tingginya angka golput adalah rentang waktu yang panjang antara penetapan DPT dan hari pencoblosan.

Dalam rentang waktu tersebut, dimungkinkan terjadi perubahan, seperti warga pindah domisili, bekerja di luar daerah, atau meninggal dunia. “Penetapan DPT de jure, misalnya ada pemilih sudah bekerja di luar negeri, itu masih tetap masuk DPT,” kata dia. (gus/weg)

Dalam debat Pilkada Bangli 2024, pasangan calon nomor urut 2, Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar, yang diusung oleh koalisi besar (PDIP, Perindo, Hanura, Gelora, PAN, PPP, PKB, dan PBB), memaparkan visi dan misi mereka untuk membawa Bangli menjadi lebih maju, dengan fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian.
Dalam debat Pilkada Bangli 2024, pasangan calon nomor urut 2, Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar, yang diusung oleh koalisi besar (PDIP, Perindo, Hanura, Gelora, PAN, PPP, PKB, dan PBB), memaparkan visi dan misi mereka untuk membawa Bangli menjadi lebih maju, dengan fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian. (ISTIMEWA)

Gus Par-Guru Pandu Unggul di Karangasem

Sementara itu, pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, I Gusti Putu Parwata-I Wayan Pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Guru Pandu) memenangkan kontestasi Pilkada Karangasem 2024. Gus Par-Guru Pandu mendulang total perolehan sebanyak 145.344 suara atau 52,8%. 

Kemenangan Paslon ini diumumkan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten yang digelar di Hotel Puri Bagus Candidasa pada Kamis (5/12).  

Menariknya, Paslon nomor urut 3 tersebut unggul di 7 kecamatan dari total 8 Kecamatan di Kabupaten Karangasem. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved