Berita Denpasar

52 Atlet Denpasar yang Berlaga di PON Dapat Bonus, Peraih Emas Dapat Rp 30 Juta

52 Atlet Denpasar yang Berlaga di PON Dapat Bonus, Peraih Emas Dapat Rp 30 Juta

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
istimewa
52 Atlet Denpasar yang Berlaga di PON Dapat Bonus, Peraih Emas Dapat Rp 30 Juta 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih asal Kota Denpasar yang berlaga mewakili Kontingen Provinsi Bali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatera Utara Tahun 2024. 

Penyerahan ini berlangsung di Loby Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang Denpasar, pada Selasa, 17 Denpasar 2024.

Bonus atlet dan pelatih ini diberikan untuk peraih medali pada PON Aceh dan Sumatera Utara, September 2024 lalu. 

Baca juga: Kabar Transfer Terbaru Harry Maguire di Manchester United: Bek Era ETH Positif, Bakal Stay or Out?

Ketua Umum KONI Kota Denpasar, Ida Bagus Toni Astawa dalam laporannya menjelaskan bahwa sebanyak 52 atlet dan 30 pelatih asal Denpasar sukses menyumbangkan medali bagi kontingen Bali pada(PON) Aceh dan Sumatera Utara Tahun 2024. 

Rinciannya sebanyak 32 atlet meraih medali emas, 17 atlet meraih perak dan 27 atlet meraih medali perunggu. 

Baca juga: Viral Isu Kebocoran Susunan Pemain Manchester United: Ruben Amorim Investigasi 2 Pemain Ini

Dikatakannya, peraih emas mendapat dana tali kasih senilai Rp 30 juta, dan untuk peraih medali perak diberikan bonus sebesar Rp 10 juta sedangkan untuk medali perunggu sebesar Rp 4 juta. 

Sementara bagi pelatih yang sukses mengantarkan anak didiknya meraih medali emas mendapatkan bonus sebesar Rp 15 juta, perak 10 juta dan perunggu kebagian Rp 7,5 juta.


Sementara, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bahwa dengan sumbangan medali maksimal dari patriot olahraga Kota Denpasar bersama perwakilan Kabupaten se-Bali, Kontingen Bali di PON Aceh dan Sumatera Utara Tahun 2024 berhasil finish di urutan tujuh dengan raihan 33 emas, 36 perak dan 59 perunggu. 


Jaya Negara juga berpesan, Denpasar sebagai barometer lahirnya bibit-bibit atel harus terus melaksanakan pembinaan berkelanjutan. 


Sehingga dengan prestasi itu kaderisasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan  dan KONI Denpasar wajib memiliki program dan juga terobosan untuk melahirkan atlet Denpasar yang bermental juara.


"Pemerintah Kota Denpasar sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan para atlet, pelatih maupun offisial yang telah mengharumkan Bali serta Kota Denpasar," kata Jaya Negara. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved