Trans Metro Dewata Berhenti Beroperasi

Akademisi Sayangkan Operasional Bus Trans Metro Dewata Dihentikan, Akan Memperparah Kemacetan

Akademisi dan peneliti angkutan umum dari Politeknik Negeri Bali, Dr. Putu Hermawati sangat menyayangkan dihentikannya operasional bus Trans Metro Dew

Tribun Bali/Putu Supartika
Akademisi dan peneliti angkutan umum Politeknik Negeri Bali, Dr. Putu Hermawati 

Akademisi Sayangkan Operasional Bus Trans Metro Dewata Dihentikan, Akan Memperparah Kemacetan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Akademisi dan peneliti angkutan umum dari Politeknik Negeri Bali, Dr. Putu Hermawati sangat menyayangkan dihentikannya operasional bus Trans Metro Dewata (TMD).

Apalagi menurutnya, kinerja dari TMD ini selalu menunjukkan perubahan positif setiap tahunnya.

Putu Hermawati pun mengaku ikut terlibat dalam perencanaan operasional bus ini.

Baca juga: Meski Tak Beroperasi di Bali, Sopir dan Staf Trans Metro Dewata Tetap Digaji untuk Januari 2025

Awalnya ia melihat kinerja bus ini masih di bawah standar.

Namun dengan perlahan mulai meningkat, mulai dari waktu tempuh, kecepatan hingga beda waktu antar bus 10 hingga 15 menit.

Dari segi penumpang yang awalnya sedikit, dalam empat tahun sudah mulai terisi 40 persen.

Baca juga: Koster Akan Hidupkan Lagi Bus Trans Metro Dewata Setelah Dilantik Jadi Gubernur Bali

“Meskipun standar angkutan 70 persen, namun ini sudah menunjukkan ke arah yang baik,” paparnya.

Bahkan di awal Pemkab Bali pun sudah memiliki komitmen untuk melanjutkan operasional bus ini.

“Tiba-tiba berhenti, sangat disayangkan, selama ini kan jadi sia-sia,” paparnya.

Baca juga: Banyak Pihak Sayangkan Penghentian Bus Trans Metro di Bali, Petisi Sudah Ditandatangani 4 Ribu

Menurutnya, sangat sulit mengubah masyarakat dari ketergantungan kendaraan pribadi menjadi tergantung pada angkutan umum.

Namun sekarang banyak yang sudah mulai tergantung dengan TMD ini.

“Banyak mahasiswa kami termasuk dosen dan pegawai menggunakan koridor 5, karena sudah masuk di Udayana dan Politeknik,” paparnya.

Baca juga: PROFIL Bus Trans Metro Dewata yang Henti Beroperasi di Bali, Dishub Masih Negosiasi dengan Pusat!

Dan dengan tidak adanya layanan TMD ini maka mereka akan kembali menggunakan kendaraan pribadi.

Sehingga akan semakin memperparah kemacetan yang terjadi selama ini.

Apalagi dengan 5 ribu penumpang setiap harinya, kini menggunakan kendaraan pribadi, yang pastinya akan menambah volume kendaraan di jalan. (*)

 

Berita lainnya di Trans Metro Dewata

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved