Berita Buleleng
Kalapas: Bekal Bagi Warga Binaan, 14 WBP Lapas Singaraja Lanjutkan Program Kejar Paket
Menurutnya, program ini memberikan kesempatan kepada WBP yang putus sekolah, untuk melanjutkan pendidikan hingga memperoleh ijazah.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Program pendidikan melalui kejar paket bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja berlanjut. Saat ini program kejar paket A, B, dan C itu sudah memasuki semester genap.
Pada semester genap ini, setidaknya ada 14 WBP yang ikut kejar paket. Di antaranya 3 orang mengikuti kejar paket A atau setara ijazah SD, 3 orang mengikuti kejar paket B atau setara ijazah SMP, dan 8 orang mengikuti kejar paket C atau setara ijazah SMA.
Kepala Lapas Singaraja I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra menjelaskan, program pendidikan ini merupakan kolaborasi antara Lapas Singaraja dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, melalui Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Buleleng.
Baca juga: Kelangkaan LPG 3 Kg Diperkirakan hingga Februari, Dinas ESDM Bali Sebut Kuota LPG 3 Kg Minus
Baca juga: BUNTUT PHK Sepihak terhadap 6 Pekerja PT APS, FSPM Demo Bawa Keranda ke Disnaker Bali

Menurutnya, program ini memberikan kesempatan kepada WBP yang putus sekolah, untuk melanjutkan pendidikan hingga memperoleh ijazah.
"Pendidikan adalah hak bagi setiap warga binaan. Program ini diharapkan menjadi kegiatan pembinaan bagi warga binaan Lapas Singaraja. Selain juga mampu menjadi bekal untuk mempersiapkan warga binaan, ketika nanti kembali ke masyarakat," ucapnya.
Lebih lanjut mengenai program kejar paket, Lanang Agus mengatakan program ini diadakan sejak satu setengah tahun lalu. Setiap tahun pihaknya akan melakukan pendataan ulang WBP untuk diikutsertakan pada program kejar paket.
"Kami memilih WBP yang berusia maksimal 24 tahun. Sebab mereka ini disubsidi oleh pemerintah. Apabila masa hukumannya masih, maka mereka akan lanjut ikut program ini," katanya.
Sementara Kepala Sekolah SPNF-SKB Kabupaten Buleleng, Nyoman Cahyadi mengungkapkan, pelaksanaan program kesetaraan untuk semester II tahun ajaran 2024/2025 masih sama seperti tahun sebelumnya.
"Bagi WBP yang tergabung di kelas akhir baik itu Paket A, B, C akan berproses untuk mengikuti ujian kesetaraan," ucapnya. (mer)
Tabrak Lari di Buleleng Bali, Deva dan Wahyu Diturunkan di Pinggir Jalan, Korban Dirawat Instensif |
![]() |
---|
Perbekel Selat dan Warganya Sepakat Damai di Bali, Cabut Laporan Dugaan Penganiayaan |
![]() |
---|
Korban Tabrak Lari di Buleleng Bali Diturunkan di Pinggir Jalan, Begini Kondisi Komang Deva & Wahyu |
![]() |
---|
Perbekel Desa Selat Buleleng dan Warganya Sepakat Damai, Cabut Laporan Dugaan Penganiayaan |
![]() |
---|
KETERLALUAN! Penabrak Tinggalkan Komang dan Ketut di Jalanan Buleleng dengan Kondisi Luka Parah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.