Pendidikan
Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai Resmi Sandang Akreditasi Unggul, Targetkan Mahasiswa Kian Naik
Fakultas Hukum (FH), Universitas Ngurah Rai (UNR), terus melakukan pembenahan dan kemajuan secara internal dan eksternal.
TRIBUN-BALI.COM - Fakultas Hukum (FH), Universitas Ngurah Rai (UNR), terus melakukan pembenahan dan kemajuan secara internal dan eksternal.
Sampai mendapatkan prestasi yang diharapkan selalu optimal. Salah satu prestasi yang terbaru, adalah raihan Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk periode 2024-2029.
Raihan ini menjadi bukti nyata, bahwa FH UNR menjadi pilihan terbaik untuk mempelajari ilmu Hukum. Demikian disampaikan, Dekan Fakultas Hukum UNR, Dr. IWP Sucana Aryana, SE., SH., MH.
Dalam ekspo pendidikan, yang digelar UNR selama 3 hari di Living World Denpasar Bali, FH UNR menjadi salah satu fakultas yang memberikan talkshow, pada 3 Januari 2025.
Baca juga: Dharmadi: Tahu-tahu Sudah Kantongi Izin! Izin OSS Pusat Disinyalir Jadi Penyebab Pelanggaran
Baca juga: Februari Targetkan 5.100 Vaksin PMK, Gianyar Genjot Vaksinasi PMK, Januari Tuntaskan 1.709 Ekor Sapi

"Kami ikut di dalam ekspo ini, memperkenalkan kembali FH UNR, walaupun sudah terkenal. Bahwa keberadaan FH UNR ini seperti apa, dan kini sudah mendapatkan Akreditasi Unggul dari BAN-PT," sebutnya.
Dengan Akreditasi Unggul ini, harapannya FH UNR kian mampu bersaing dan menghasilkan bibit unggul di bidang Hukum. Lulusan yang berkualitas dan profesional.
"Sehingga bisa bersaing di dunia kerja, dan terserap dengan baik," tegasnya. Hal itu sudah terbukti, dengan adanya lulusan UNR yang bahkan menjadi menteri. Yaitu Puspayoga dan istrinya, Bintang Puspayoga.
"Di FH UNR banyak juga menghasilkan para petinggi negeri, khususnya di bidang Hukum dan HAM," imbuhnya. Tentu saja mendapatkan Akreditasi Unggul ini tidak mudah, ada tahapan yang harus dilalui.
Salah satunya, seperti kualitas para dosen, sarana-prasarana perkuliahan, penelitian, dan masih banyak lagi. Kini jumlah mahasiswa FH UNR mencapai 450an di semua semester.
Harapannya mereka semua menjadi lulusan terbaik, dan mampu menjadi tokoh-tokoh Hukum terkemuka di masyarakat, baik di lokal, nasional, bahkan internasional.
Sebab kerjasama untuk menampung para lulusan pun sudah diperluas, seperti dengan advokat, notaris dan sebagainya. "Dosen kami sekitar 30an, dan 80 persennya sudah doktor. Astungkara ke depan ada guru besar, ya minimal 2 guru besar kami sudah bisa membuka S3," imbuhnya.
Ia pun berharap ada penambahan mahasiswa ke depannya, ya naik sekitar 25 persen saja. Sebab estimasi disesuaikan dengan dosen yang ada dan syarat ketentuan sebuah perkuliahan yang sehat dan berkualitas. (*)
Hanya Digunakan Sampai Bulan Depan, Disdikpora Badung Pastikan Buku Paket yang Rusak Segera Diganti |
![]() |
---|
KAWAL Program Pendidikan Gratis, DPRD Gianyar Dorong Penguatan Seni-Budaya |
![]() |
---|
400 Calon Mahasiswa Lolos, Daftar Program 1 Keluarga 1 Sarjana, Brida Bali Siapkan Kuota 1.450 Orang |
![]() |
---|
TUGAS Akhir Mahasiswa Berbentuk Karya Sastra & Jurnalistik, Terobosan UPMI Bali & Didukung Sastrawan |
![]() |
---|
BELAJAR Data Kependudukan ke Surabaya, Upaya Denpasar Program 1 Keluarga 1 Sarjana Tak Salah Sasaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.