Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

PMK di Bali

Februari Targetkan 5.100 Vaksin PMK, Gianyar Genjot Vaksinasi PMK, Januari Tuntaskan 1.709 Ekor Sapi

Kepala UPT Keswan Gianyar 1, Nyoman Arya Darma, Minggu (2/2) mengatakan, kuota vaksin PMK yang diterima Pemkab Gianyar dari pemerintah pusat

(Istimewa/Distanak Gianyar)
VAKSIN PMK - Dinas Pertanian dan Peternakan Distanak melakukan vaksinasi PMK pada sapi, Kamis (29/1) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Gianyar, Bali tidak pernah main-main terhadap kesehatan hewan.

Hal tersebut ditunjukkan dengan mengoptimalkan vaksinasi, saat ini adalah vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pada bulan Januari 2025, mereka telah melakukan vaksinasi terhadap sapi sebanyak 1.709 ekor. Pada Februari ini, mereka menargetkan 5.100 ekor.

Kepala UPT Keswan Gianyar 1, Nyoman Arya Darma, Minggu (2/2) mengatakan, kuota vaksin PMK yang diterima Pemkab Gianyar dari pemerintah pusat tidak terbatas.

Sebab ketika habis, dirinya bisa meminta lagi. Karena itu, berdasarkan arahan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Gianyar, Anak Agung Ari Putri, pihaknya terus meningkatkan cakupan vaksin PMK setiap bulannya. 

Baca juga: Iriana Meninggal Dunia Setelah Dirawat di IGD, WNA Rusia Tabrak Truk di Klungkung

Baca juga: Prajuru Adat & Pakis Bali Dilibatkan, Lomba Bulan Bahasa Bali di Buleleng Digelar Sebulan Penuh

Vaksin PMK - Dinas Pertanian dan Peternakan Distanak melakukan vaksinasi PMK pada sapi, 29 Januari 2025. Pemkab Gianyar Genjot Vaksinasi PMK, Januari Tuntaskan 1.709 Vaksin
Vaksin PMK - Dinas Pertanian dan Peternakan Distanak melakukan vaksinasi PMK pada sapi, 29 Januari 2025. Pemkab Gianyar Genjot Vaksinasi PMK, Januari Tuntaskan 1.709 Vaksin (Istimewa/Distanak Gianyar)

"Alokasi vaksin Januari dijatah 1.700 dosis, sudah kita rampungkan. Pada Februari ini kami targetkan melaksanakan vaksin sebanyak 5.100 vaksin PMK," ujarnya.

Kata dia, bila dalam kurun waktu dua tahun Gianyar bisa bebas PMK, maka ke depannya Gianyar bisa meraih predikat Bebas PMK. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap peternak, khususnya sapi di Gianyar. Sebab mereka tidak perlu cemas terhadap nasib ternaknya, dan penjualan sapi peternak Gianyar juga akan semakin mudah, dengan harga yang positif. 

Namun untuk mencapai bebas PMK tidak bisa hanya melalui vaksinasi Ia menegaskan, bio safety harus menjadi budaya peternak di Kabupaten Gianyar. Yakni, tubuh harus steril dengan cara mandi, memakai pakaian bersih saat akan mendekati hewan ternak. Di mana hal tersebut telah diterapkan oleh peternak, baik peternak sapi, babi dan sebagainya. "Ini harus menjadi budaya, supaya ternak kita tidak terserang penyakit, ketika ada penyakit-penyakit baru," tandasnya. 

Adapun vaksinasi di bulan Februari ini menyasar ternak sapi di Kecamatan Gianyar, Sukawati dan Blahbatuh yang total mencakup 38 desa. Vaksinasi PMK ini juga dibarengi dengan vaksin rabies untuk anjing. 

"Kembali kami tegaskan, vaksinasi itu penting. Tapi yang utama adalah bio safety, bukan saja kepada ternak sapi, ternak babi dan lainnya juga dilaksanakan bio security ketat," jelasnya.

"Secara umum, siapa pun yang masuk kandang apalagi datang dari bepergian jauh, maka pakaian dan tubuhnya mesti disterilkan dengan. desinfektan, hal ini untuk mengurangi risiko terkena penyakit," imbaunya.

Berdasarkan data Distanak Gianyar, populasi sapi yang ada di Gianyar cukup tinggi. Pada 2024, populasi sapi mencapai 40.562 ekor, namun jumlah ini terus berfluktuasi karena ada yang dijual dan datang. Hampir semua sapi ini sudah mendapat vaksin PMK tahap ke tiga. 

Sedangkan vaksinasi untuk anjing pada Januari baru terealisasi sebanyak 3.733 ekor. Perkiraan populasi anjing di Gianyar saat ini mencapai 78.266 ekor. Disebutkan Arya Darma kendala dalam pelaksanaan vaksinasi adalah terbatasnya tenaga vaksinasi. Dimana vaksinasi oleh 4 tenaga ASN dan selebihnya tenaga THL. Kendala lainnya cuaca tidak bersahabat dan kadang petugas vaksin tidak ada yang mengantar ke lokasi ternak sapi. Lokasi ternak sapi biasanya di kawasan pelosok dengan kendaraan terbatas. (weg) 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved