Penemuan Bayi
KONDISI Bayi yang Dibuang di Semak Baik-baik Saja, Kini Dititipkan ke Yayasan
Hal tersebut diungkapkan oleh, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani.
TRIBUN-BALI.COM – Kondisi bayi laki-laki yang ditemukan disemak-semak tepi sawah Jalan Pengiasan, Sidakarya, Denpasar pada, Kamis (20/2) membaik usai dirawat di RSUD Bali Mandara.
Hal tersebut diungkapkan oleh, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani.
“Bayi saat ini masih di tangani di Ruang Perinatologi RSBM untuk mendapatkan perawatan medis secara umum, kondisi bayi baik dan untuk kemungkinan bisa pulang masih menunggu dari dokter anak penanggungjawab,” jelas, Luh Ayu pada, Jumat (21/2).
Lebih lanjutnya, Luh Ayu mengatakan apabila hasil pemeriksaan dokter sudah dinyatakan sehat bayi tersebut akan dititipkan ke pengasuhan sementara di Yayasan.
Baca juga: SANTUNAN Kematian di Badung Kembali Dirancang, Kini Nomenklatur Harus Tertib Administrasi
Baca juga: Hotel Santika Seminyak Hadirkan Pernikahan Impian di Rooftop dengan "Seminyak Love Story”
Lokasi Yayasan yang akan dititipkan bayi tersebut masih dilakukan koordinasi. Saat ditemukan Kamis kemarin, diperkirakan umur bayi masih satu hari dan saat ini sudah dua hari.
“Dirawat memang karena kondisi awal tidak tahu seperti apa, maka tetap dilakukan perawatan, pemeriksaan secara umum,” imbuhnya.
Sebelumnya, viral di media sosial, warga di Jalan Pengiasan, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar, digegerkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga dibuang di semak-semak, pada Kamis (20/2). Bayi tersebut dibuang disemak-semak hanya berselimut kain putih tanpa menggunakan kaus.
Setelah penemuan warga melapor ke Polsek Denpasar Selatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar untuk segera memberikan penanganan medis.
Bayi berjenis kelamin laki-aki tersebut, dipastikan masih dalam kondisi hidup saat ditemukan dan saat ini masih dalam perawatan di RS Bali Mandara Denpasar.
"Kasus ini telah ditangani oleh Unit PPA Polresta Denpasar, bayi jenis kelamin laki-laki masih dalam keadaan hidup, sementara berada di RS Bali Mandara," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.
Diketahui, seorang warga bernama Sanusi dan Bahroni yang berprofesi sebagai buruh mendengar suara tangisan dan mencium bau amis. Keduanya kemudian mencari pusat tangisan dan benar menemukan bayi di semak-semak pinggir jalan.
Bayi tersebut ditemukan oleh buruh bangunan di sekitar lokasi pada Kamis 20 Februari 2025 sekitar pukul 05.30 Wita. Saat ditemukan, bayi masih berisi ari-ari dengan jenis kelamin laki-laki.
Bayi tersebut kemudian diambil dan dibawa ke warung lalu ditanyakan kepada warga lain harus dilaporkan ke mana, lalu Wayan Pande Subawa pemilik warung memberi tahu tetangga Maria Eka, akhirnya dihubungilah Puskesmas Denpasar Selatan dan petugas ambulans BPBD Kota Denpasar tiba lalu bayi tersebut di bawa ke RSUD Bali Mandara.
Buru Pelaku Pembuangan
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menegaskan pihaknya tidak tinggal diam dalam penanganan kasus ini. Anggota Polsek Denpasar Selatan saat ini tengah berupaya memburu pelaku pembuangan bayi tersebut.
"Anggota sudah melakukan penyelidikan pelaku yang membuang bayi tersebut," ucapnya. (sar/ian)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.