Berita Buleleng
Tidak Akan Diwakili Sekda Buleleng, Sutjidra Tegaskan Ikut Retret Gelombang Dua
Tidak Akan Diwakili Sekda Buleleng, Sutjidra Tegaskan Ikut Retret Gelombang Dua
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengaku akan ikut program retret yang diadakan pemerintah pusat pada gelombang dua. Ia juga menegaskan tidak akan diwakili oleh Sekda.
Hal tersebut diungkapkan Sutjidra saat ditemui Rabu (26/2/2025).
Dijelaskan dia, retret ini merupakan program pembekalan dari pemerintah pusat, untuk setiap kepala daerah yang dilantik.
Baca juga: PETAKA Tidur Sekamar di Kos-kosan Denpasar, Adik Ipar Tak Berdaya Hadapi Pelaku
Perbedaannya, saat ini program pembekalan dilaksanakan dengan skup yang lebih luas dan berlangsung di outdoor.
"Untuk saat ini program retret dilaksanakan selama delapan hari. Mulai tanggal 21 Februari hingga 28 Februari 2025 yang berlangsung di Magelang, Jawa Tengah," ujarnya.
Baca juga: SELAMAT JALAN Kadek! Petaka di Pancasari Buleleng Datang 6 Bulan Kemudian, Dokter Buka Suara
Lanjut Sutjidra, sejatinya pihak dia bersama sejumlah kepala daerah lainnya pada saat itu sudah siap mengikuti retret. Sebab pada tanggal 20 Februari malam, pihaknya sudah standby di Magelang.
Namun karena ada instruksi harian ketua umum dari DPP PDI Perjuangan nomor 7294/IN/DPP/II/2025, Sutjidra bersama sejumlah kader PDIP lainnya, akhirnya memutuskan untuk tidak masuk dan menunggu arahan lebih lanjut.
"Kita sudah ada di Magelang. Kita akan mengikuti retret, tapi karena ada arahan seperti itu, kita sama-sama menjaga suasana. Jadi kitanya menghormati juga program yang dibuatkan pemerintah, yakni program retret ini," ucapnya.
Sutjidra tak memungkiri jika pihaknya sama sekali belum mengikuti program retret. Namun ia memastikan akan mengikuti retret gelombang kedua. Ia juga menegaskan akan langsung ikut, tanpa diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda).
"Kita nanti ikuti gelombang ke dua. Jadi kita melalui pak gubernur sudah resmi bersurat. Dan Pak Mendagri sudah menyampaikan kita mengikuti gelombang ke dua. Nanti yang berangkat tetap Kepala Daerah, yang akan diikuti wakil kepala daerah," ujarnya.
Disinggung mengenai berapa lama pelaksanaan retret gelombang kedua, mantan Wakil Bupati Buleleng periode 2012-2022 ini menyebut diperkirakan sama dengan gelombang pertama yakni delapan hari. Namun pihaknya masih menunggu kepastian tanggal pelaksanaan gelombang dua.
"Kita masih menunggu. Sekarang saya sudah bekerja, dan membahas hal yang paling krusial, yakni menindaklanjuti instruksi presiden dan surat edaran Mendagri," tandas dia. (mer)
| ASTAGA Baru Awal 2026 Sudah 11 Kasus Kekerasan Sek5ual di Buleleng, Polisi: Korban Jangan Ragu Lapor |
|
|---|
| Solusi Tekan Over Kapasitas, Pemkab Buleleng Siapkan SMPN 7 Tejakula Bali |
|
|---|
| Genjot Kemandirian Pangan, Pemkab Buleleng Salurkan Traktor ke Subak dan Bangun Irigasi |
|
|---|
| COPOT 3 Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama, Bupati Buleleng Sebut Sudah Tidak Bisa Dibina Lagi! |
|
|---|
| GAK Mampu Bayar Waitress, Susila Nekat Gadai Motor Sukedana, Alasan Beli Nasi, Berakhir Dipenjara! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bupati-dan-Wakil-Bupati-Buleleng-Terpilih-Sutjidra-Supriatna-Dinyatakan.jpg)