Perundungan di Klungkung
Nyoman Suwirta Temui Korban Perundungan di Klungkung, Hanya Tinggal bersama Nenek dan Adik
Kasus perundungan di Klungkung mendapat sorotan dari Ketua Komisi IV DPRD Klungkung I Nyoman Suwirta.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Selain itu Satpol PP juga kembali diminta meningkatkan patroli dan pengamanan di lokasi-lokasi rawan di Klungkung.
Termasuk menambah lagi perangkat CCTV di tempat-tempat publik di Klungkung.
"Pintu gerbang di Pura Jagatnatha agar ditutup saat malam hari. Karena telah dipagar dan lokasinya tertutup, jangan sampai memberikan ruang untuk dijadikan tempat melakukam tindakan kekerasan ataupun tidak senonoh," ungkap dia.
Pasca viral di media sosial, kepolisian telah mengamankan para pelaku yakni, IGAPR (21), NKY(17), PDP (17) dan NS (16).
Semuanya telah dimintai keterangan, dan seorang di antaranya telah dihadirkan dalam reka adegan saat olah TKP, Sabtu (1/3/2025) malam.
"Informasi awal dari delapan orang yang dilakukan pemeriksaan ada 4 orang yang aktif melakukan penganiayan."
"1 orang dewasa sedangkan 3 pelaku lainnya masih berstatus anak di bawah umur," ujar Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono, Minggu (2/3/2025).
Kejadian yang terjadi Jumat, (28/2/2025) sekitar pukul 00.30 Wita.
Berawal dari IGAP menelpon korban karena adanya masalah pribadi antara keduanya.
Pelaku mengajak bertemu korban bertemu di Parkir Pura Jagatnahta.
IGAPR telah bersama pelaku lainya telah menunggu di lokasi tersebut.
Sempat terjadi perdebatan, sampai akhirnya terjadi perundungan hingga korban dikeroyok sampai dilecehkan.
Korban juga diminta meminta maaf setelah kejadian itų dan membuat video klarifikasi kepada lGAP dan NS sambil membuka baju korban. (*)
Berita lainnya di Perundungan di Klungkung
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.