Perundungan di Klungkung

Perundungan di Klungkung Jadi Sorotan Anggota DPRD Bali, Minta Pendidikan Karakter Kembali Diperkuat

Menurut Suwirta, kejadian ini juga bisa menjadi pengingat bagi semua pihak untuk kembali meningkatkan pendidikan karakter

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pendidikan Karakter - Anggota Komisi IV DPRD Bali yang membidangi pendidikan, Nyoman Suwirta saat menyambangi rumah keluarga korban perundungan di Klungkung, Minggu 2 Maret 2025 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kejadian perundungan yang dilakukan sekelompok wanita di parkiran Pura Jagatnatha Klungkung, mendapatkan sorotan dari Ketua Komisi IV DPRD Klungkung I Nyoman Suwirta.

Mantan Bupati Klungkung selama dua periode itu bahkan langsung menyambangi rumah korban, bertemu pelaku, dan berkoordinasi dengan kepolisian terkait kasus ini.

"Kepolisian telah mengumpulkan korban ataupun pelaku. Pelaku hanya 1 yang sudah dewasa, sisanya ada 3 pelaku lainnya yang masih anak-anak, termasuk korban juga masih anak-anak. Saya tadi berikan edukasi terhadap mereka, agar tidak ada kejadian seperti ini lagi," ujar Suwirta, Minggu 2 Maret 2025.

Suwirta mengatakan, rata-rata korban maupun pelaku berlatar belakang broken home dan dari keluarga kurang mampu. 

Baca juga: Kasus Perundungan di Klungkung, Polisi Lakukan Olah TKP, Pelaku dan Saksi Telah Dipanggil ke Polres

Korban diketahui selama ini tinggal bersama nenek dan adiknya. 

Sementara bapaknya telah meninggal dunia, dan telah bercerai dengan ibunya. 

Selama masih menjabat sebagai Bupati Klungkung, Suwirta telah dua kali ke rumah korban untuk memberikan bantuan karena termasuk KK kurang mampu.

"Apapun terjadi kembali ke keluarga, semoga saja semua pihak bisa mengambil pelajaran dari kejadian ini," ungkap Suwirta.

Menurut Suwirta, kejadian ini juga bisa menjadi pengingat bagi semua pihak untuk kembali meningkatkan pendidikan karakter terhadap anak-anak. 

Sehingga diharapkan keluarga, sekolah, termasuk Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memperkuat lagi edukasi penguatan karakter terhadap anak-anak.

"Pendidikan karakter terhadap anak-anak kita agar kembali diperkuat," ungkap dia.

Selain itu, Satpol PP juga kembali diminta meningkatkan patroli dan pengamanan di lokasi-lokasi rawan di Klungkung. Termasuk menambah lagi perangkat CCTV di tempat-tempat publik di Klungkung.

"Pintu gerbang di Pura Jagatnata agar ditutup saat malam hari. Karena telah dipagar dan lokasinya tertutup, jangan sampai memberikan ruang untuk dijadikan tempat melakukan tindakan kekerasan ataupun tidak senonoh," ungkap dia.

Pasca viral di media sosial, kepolisian telah mengamankan para pelaku yakni IGAPR (21), NKY(17), PDP (17) dan NS (16). 

Semuanya telah dimintai keterangan, dan seorang di antaranya telah dihadirkan dalam reka adegan saat olah TKP, Sabtu 1 Maret 2025 malam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved