Berita Kesehatan
2 Hari Gelar Skrining Gratis, 10 Wanita di Buleleng Terindikasi Idap Kanker Payudara Stadium Lanjut
Sesuai hasil skrining hari pertama, tim medis menemukan 10 wanita telah mengidap kanker payudara stadium lanjut. Mirisnya kondisi ini baru diketahui
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dua Hari Gelar Skrining Gratis, 10 Wanita di Buleleng Terindikasi Idap Kanker Payudara Stadium Lanjut
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng menggelar skrining kanker payudara gratis.
Selama dua hari kegiatan berlangsung, tercatat ada 10 wanita yang terindikasi mengidap kanker payudara stadium lanjut.
Diketahui, kegiatan bertajuk Semangat Lawan Kanker (Selangkah) digelar mulai hari Senin (14/4/2025) hingga Selasa (15/4/2025).
Baca juga: Sikapi Tingginya Pengidap Kanker Payudara di Buleleng, TP PKK Hadirkan Layanan Skrining Gratis
Total peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 550 orang dari seluruh kecamatan se Kabupaten Buleleng.
Kegiatan ini berlangsung di Klinik Sutji Medika.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra mengungkapkan, kegiatan ini merupakan inisiatif dari TP PKK Buleleng.
Baca juga: Butuh Anggaran Rp107 Miliar, RSD Mangusada Badung Akan Buka Layanan Radioterapi untuk Kanker
Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini sebagai upaya preventif menekan penyakit kanker payudara.
"Skrining sejak dini harus dilakukan sebab kanker payudara menjadi penyakit nomor satu dan angka kematian akibat kanker payudara sangat tinggi."
"Oleh karena itu, Pemkab Buleleng, TP PKK Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan Siloam Hospital, RSUD Buleleng, dan RS BaliMed melakukan skrining kanker payudara untuk masyarakat," ujarnya, Selasa (15/4/2025).
Baca juga: Butuh Anggaran Rp107 Miliar, RSD Mangusada Badung Akan Buka Layanan Radioterapi untuk Kanker
Sesuai hasil skrining hari pertama, tim medis menemukan 10 wanita telah mengidap kanker payudara stadium lanjut.
Mirisnya kondisi ini baru diketahui oleh penderita.
"Ini maksud saya mengapa deteksi dini melalui skrining ini sangat penting. Kita menemukan sepuluh orang yang telah mengidap kanker payudara stadium lanjut," ujar Wardhany Sutjidra.
Tindak lanjut atas temuan ini, pihaknya mengaku akan membantu memfasilitasi para penderita kanker payudara, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Tak hanya itu, para peserta juga ditanyai kepemilikan BPJS kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Peserta-saat-menjalani-skrining-kanker-payudara-gratis-23.jpg)