Penemuan Mayat di Buleleng
KABAR Duka Meninggalnya Ketut Redi Jadi Pukulan Keluarga, Guru Periang yang Berubah Drastis!
Kabar duka meninggalnya Ketut Redi Mustika, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan seprofesinya.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kabar duka meninggalnya Ketut Redi Mustika, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan seprofesinya.
Apalagi Ketut Redi merupakan Guru Bahasa Bali yang dikenal sebagai sosok energik dan ceria.
Sejumlah guru sempat mendatangi rumah duka pada Rabu (30/4/2025), termasuk Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN 1 Kubutambahan, Putu Yuli Krisniati.
Kepada tribun-bali.com, Yuli mengungkapkan, Ketut Redi sudah mengajar Bahasa Bali di SDN 1 Kubutambahan sejak tahun 2015. Selama ini, rekan-rekan seprofesi mengenal Ketut Redi sebagai sosok energik dan ceria.
Baca juga: PROTES Pekerja di Badung! Pemerintah Dipandang Tak Maksimal Tindak WNA yang Bekerja Ilegal di Bali
Baca juga: PAMIT DAN CIUM Tangan Komang Angga Jadi Perpisahan Terakhir Pada Dua Orangtua di Buleleng

Namun akhir-akhir ini terjadi perubahan perilaku, yang diduga ada masalah pribadi. Sebab Ketur Redi menjadi lebih pendiam dan kerap menyendiri.
Pun dalam kegiatan pembelajaran tampak kurang memiliki motivasi. "Yang paling terlihat adalah penurunan berat badan cukup drastis," jelasnya.
Mengenai penurunan berat badan, kata Yuli, rekan guru sempat bertanya langsung kepada Ketut Redi. Namun ia justru tersinggung.
Pihaknya sebagai Plt Kepala Sekolah pun, juga sempat menanyakan hal serupa, namun Ketut Redi enggan cerita banyak. Ia hanya menyebut punya penyakit asam lambung dan wasir. "Alhasil saya menyarankan agar ia segera periksa," ucapnya.
Lebih lanjut disinggung mengenai prosesi ngaben, Yuli mengatakan, sesuai keterangan kakak Ketut Redi kremasi akan dilakukan di setra Buleleng pada tanggal 5 Mei.
"Lokasi kremasi ini sesuai wasiat yang ditinggalkan almarhum pada draft di aplikasi WhatsApp-nya," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, jasad Ketut Redi ditemukan menambang di Pantai Banyuning, pada Selasa (29/4/2025).
Jasadnya ditemukan di pinggir pantai, tepatnya di depan Pura Segara Banyuning, Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng.
Jasad pria 41 tahun itu ditemukan sekitar pukul 11.30 Wita oleh warga sekitar. Menurut keterangan pihak kepolisian, Ketut Redi awalnya hendak malukat. Namun karena arus yang tinggi, diduga ia tenggelam hingga akhirnya meninggal dunia. (mer)
MASUK Hari ke-9 Tim SAR Gabungan Evakuasi 3 Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya |
![]() |
---|
Adi Wijaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Buleleng Bali, Tergeletak di Pinggir Jalan |
![]() |
---|
Identitas Mayat di Grand Lovina Buleleng Terungkap, Penyebab Kematian Masih Misteri |
![]() |
---|
MAYAT Mr X di Buleleng Terungkap Identitasnya! Ternyata Pria 24 Tahun Asal Desa Selat Karangasem |
![]() |
---|
GEGER! Warga Perumahan Grand Lovina Buleleng Bali Temukan Mayat, Keluarkan Darah dari Mulut |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.