Berita Buleleng
376 Peserta SPPI Diksarmil 2 Bulan, Komjen Pol Chryshnanda Pantau Pelatihan Peserta SPPI Buleleng
Mereka dilatih selama tiga bulan, untuk disiapkan sebagai Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Ratusan peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) asal Bali, NTB dan NTT mulai mendapat pendidikan dasar militer.
Mereka dilatih selama tiga bulan, untuk disiapkan sebagai Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional.
Salah satu tempat yang ditunjuk memberi pendidikan dasar militer yakni Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Bali, yang berlokasi di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini. Total ada 376 peserta yang menjalani pendidikan dasar militer di tempat ini.
Pendidikan para peserta SPPI pun mendapat atensi dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Komjen Pol Prof Dr Chryshnanda Dwi Laksana, saat melakukan kunjungan pada Kamis (1/5).
Baca juga: DAPUR Warga Hilang! Pondasi Rumah Terkikis Air Laut, 5 KK Pengambengan Terdampak Abrasi
Baca juga: POLRES Kawasan Bandara Ngurah Rai Siagakan Puluhan Personel Antisipasi Peringatan May Day
Disela kunjungannya, Komjen Chryshnanda menyebut pelatih atau para instruktur dan dosen yang ada di Lemdiklat Polri harus tetap semangat, memberikan hal terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas. Sehingga output yang dihasilkan nanti, mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Komjen Chryshnanda juga memberi motivasi dan arahan kepada seluruh peserta SPPI. Bahwa keberadaan para peserta SPPI di SPN Polda Bali tidak hanya sekadar numpang lewat, namun juga bagaimana menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme kepada bangsa.
Ini karena peserta SPPI ke depannya juga akan menjadi partner kepolisian yang sama-sama melayani masyarakat di bidang gizi. Sebab akan berada di bawah Badan Gizi Nasional.
Sementara Kepala SPN Polda Bali, Kombes Pol Dewa Putu Eka mengatakan, ada empat SPN yang menjadi lokasi pelatihan bagi para peserta SPPI. Mulai dari SPN Sumatera Selatan, SPN Sulawesi Selatan, SPN Jawa Tengah, dan SPN Bali. "Selain itu ada tiga pusdik lainnya yang juga menjadi lokasi pelatihan," ucapnya.
Lanjut Kombes Eka, ratusan peserta SPPI ini mengikuti pendidikan dasar militer selama tiga bulan, terhitung sejak 14 April 2025. Mereka merupakan putra-putri asal Bali, NTB dan NTT dari berbagai jurusan.
Selama berada di SPN Polda Bali, mereka diberi pendidikan dasar kemiliteran (Diksarmil) yang tujuannya untuk membentuk karakter rasa jiwa nasionalisme dan patriotisme. Dalam pelatihan ini peserta akan dilatih kedisiplinan, baris-berbaris, dan pelatihan kepemimpinan.
"Diksarmil ini selama dua bulan. Sebulan berikutnya mereka akan mendapat pelatihan manajerial dari tenaga pendidik ahli. Karena nantinya mereka akan diberikan kewenangan untuk mengelola Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG)," jelasnya. (mer)
2 Laka Maut di Buleleng Bali, Pasutri Oleng Saat Nyalip dan Masuk Kolong Truk |
![]() |
---|
Partai Buruh Sampaikan Enam Tuntutan ke Pemkab Buleleng, Salah Satunya Hapus Outsourcing |
![]() |
---|
Seorang Pegawai Minimarket Meninggal Usai Tabrak Truk di Buleleng Bali, Alami Cedera Kepala Berat |
![]() |
---|
SALING LAPOR Antara Perbekel Selat dan Ni Wayan Wisnawati di Buleleng Berakhir Damai |
![]() |
---|
Raih Medali Emas, Tiga Atlet Woodball Harumkan Nama Buleleng Bali di Kancah Internasional |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.