Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kecelakaan di Buleleng

Orangtua Korban Kecelakaan Kakak Beradik di Buleleng dan Supir Bus Sepakat Damai

Kecelakaan yang melibatkan Gede Krisna Ari Putra (20) dan Komang Karna Angga Wijaya (9) ditindaklanjuti secara kekeluargaan.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
BERI KETERANGAN - Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin. Ia mengatakan peristiwa kecelakaan yang melibatkan Gede Krisna dan Komang Angga telah diselesaikan secara kekeluargaan. 

Orangtua Korban Kecelakaan Kakak Beradik di Buleleng dan Supir Bus Sepakat Damai

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kecelakaan yang melibatkan Gede Krisna Ari Putra (20) dan Komang Karna Angga Wijaya (9) ditindaklanjuti secara kekeluargaan.

Orang tua kedua mendiang dan pihak bus pariwisata juga telah sepakat untuk berdamai. 

Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Renggut Nyawa Pengendara Motor di Denpasar Bali, Tergencet Bemper Truk

Ia menyebut, peristiwa kecelakaan yang melibatkan kakak-adik, di ruas jalan Singaraja - Denpasar, sejatinya masih dalam tahap penyelidikan pihaknya. 

Kendati demikian, dari kedua belah pihak yang terlibat sudah membuat surat pernyataan damai.

"Dari kedua belah pihak tidak ada yang melakukan penuntutan dan juga sudah diberikan santunan dari pihak bus, supaya bisa diproses secara kekeluargaan atau proses restoratif justice," jelasnya Senin (5/5/2025). 

Baca juga: Tubuh Ni Kadek Suartini Digilas Sinotruk, Kecelakaan Maut di Jalan Raya Denpasar - Gilimanuk

Mengenai pelanggaran yang terjadi, menurut AKP Bachtiar, berdasarkan hasil olah TKP posisi yang kurang menguntungkan adalah dari pihak pengendara sepeda motor.

Sebab dari supir bus sendiri sudah berjalan sesuai jalur dan tidak melebihi batas lalu lintas, serta tertib berlalu lintas.

Atas peristiwa ini, pihaknya mengimbau pada seluruh pengendara sepeda motor agar lebih berhati-hati kembali dalam berlalu lintas. 

Sekiranya di depannya ada kendaraan besar yang mengurangi jarak pandang, jangan memaksakan untuk menyalip kendaraan di depannya. 

Baca juga: KORBAN Jiwa Kecelakaan Jalur Denpasar-Singaraja Diaben, Pesan Terakhir Kakak Adik ke Orang Tuanya 

"Terlebih situasi jalan tidak terlalu lebar dan tidak memungkinkan menyalip. Sehingga kami sarankan mengikuti kendaraan di depannya untuk meminimalisir kecelakaan," imbaunya. 

AKP Bachtiar juga mengimbau kepada pengendara bus, agar lebih hati-hati lagi dan tidak melebihi batas kecepatan.

"Karena kita ketahui bus itu mengangkut banyak orang. Sehingga harus mengutamakan keselamatan penumpang," kata dia.

Sementara disinggung mengenai peristiwa tabrak lari yang terjadi di lokasi yang sama, AKP Bachtiar mengatakan hal tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Baca juga: KORBAN Jiwa Kecelakaan Jalur Denpasar-Singaraja Diaben, Pesan Terakhir Kakak Adik ke Orang Tuanya 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved