KESEHATAN

BALI Stroke Care Digagas RSUP Prof Ngoerah, Gandeng Seluruh Rumah Sakit di Bali, Ini Layanannya!

Ia menyebutkan jumlah dokter spesialis saraf di Bali mencapai lebih dari 150 orang, dan RSUP Prof. Ngoerah selama ini menjadi pusat rujukan dari 59 ru

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
STROKE - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah menggagas sistem pelayanan terpadu penanganan stroke bertajuk Bali Stroke Care. 

“Rumah sakitnya kita buat strata, ada peringkatnya. Dari yang paling simpel, yaitu mampu CT scan, dokter saraf harus ada, mampu melakukan penghancuran darah, setelah itu harus segera dikirim ke RS yang mampu melakukan katerisasi,” ujarnya.

Menurutnya, RSUP Prof. Ngoerah dan RS Bali Mandara telah siap sebagai rumah sakit dengan layanan stroke paripurna. Di Bali utara, RSUD Buleleng juga sudah mampu melakukan CT scan dan akan diarahkan menjadi rumah sakit utama rujukan stroke.

“Target Menkes, tiap RS kabupaten/kota mampu diagnostik intervensi. Tapi sebelum tercapai, kita buat sistem agar satu daerah ke daerah lain bisa dalam waktu singkat. Misalkan kenanya di Tabanan, dia bisa pilih mana yang bisa CT scan atau katerisasi, tinggal ke utara atau ke selatan,” paparnya.

Ia menyebutkan jumlah dokter spesialis saraf di Bali mencapai lebih dari 150 orang, dan RSUP Prof. Ngoerah selama ini menjadi pusat rujukan dari 59 rumah sakit. Pada World Stroke Day bulan Oktober, pihaknya menargetkan sudah ada sistem aplikasi digital yang terintegrasi untuk memastikan pasien stroke mendapat penanganan tepat waktu.

“Kita targetkan pada World Stroke Day di Oktober. Kita akan buat lagi dan me-report bagaimana update dari perencanaan 6 bulan ke depan yang didukung oleh Pak Gubernur dengan langsung bilang buat sistem dengan aplikasi,” jelasnya. (sar) 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved