CPNS & PPPK
2.100 Pegawai Ikuti Tes PPPK Tahap Kedua di Denpasar
Sebanyak 2.100 pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar ikut tes ini. Mereka merupakan pegawai bidang teknis, guru dan tenaga kesehatan.
TRIBUN-BALI.COM - Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua mengikuti Computer Assisted Test (CAT) di Kampus Universitas Terbuka (UT) Denpasar pada Rabu hingga Jumat (14-16/5).
Sebanyak 2.100 pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar ikut tes ini. Mereka merupakan pegawai bidang teknis, guru dan tenaga kesehatan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar, I Wayan Sudiana mengatakan, sebenarnya total yang mengikuti tes tahap dua ini sebanyak 2.245 peserta.
Akan tetapi, sebanyak 145 peserta mengikuti tes di luar Bali. Dan mereka merupakan pelamar baru yang mendaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk formasi guru.
Baca juga: WARGA Terpaksa Mengungsi dan Buat Tanggul Sementara, Abrasi Pesisir Kabupaten Jembrana Makin Parah
Baca juga: TRAGEDI Kecelakaan Jalur Tengkorak Denpasar-Singaraja, Kakek 70 Tahun Tewas Terlindas Truk!
Peserta dari luar tersebut nantinya bisa diangkat ketika mereka lolos perankingan formasi yang diperlukan pada bidangnya. Jika tidak, maka tidak ada kewajiban Pemkot Denpasar untuk mengangkat mereka.
Akan tetapi, untuk 2.100 pegawai lingkup Denpasar yang mengikuti tes dipastikan akan diangkat secara penuh maupun paruh waktu.
“Sekarang ada sebanyak 2.245 pegawai yang ikut tes sampai tanggal 16 Mei. Peserta yang tes di Denpasar ada 2.100 orang, sedangkan 145 peserta titik lokasi tesnya di luar Bali semua untuk PPPK guru,” paparnya.
“Khusus pelamar PPPK dari luar pegawai Denpasar, jika masuk perangkingan dalam kuota formasi bisa saja diangkat, kalau tidak, kami tidak berkewajiban mengangkat mereka. Kalau pegawai Pemkot tetap kami upayakan,” ungkapnya.
Sudiana mengatakan, tes hari pertama diikuti sebanyak 132 peserta. Sementara hari kedua diikuti sebanyak 1.200 peserta, dan hari ketiga diikuti 768 peserta.
Pelaksanaan tes tahap kedua tersebut nantinya akan mengisi sisa formasi tahap pertama sebanyak 500 formasi. Jika formasi terpenuhi maka sisanya sekitar 1.745 orang akan menempati pegawai paruh waktu.
Mereka akan ditentukan nasibnya mengisi formasi dari perankingan nilai hasil tes. Perankingan ditentukan dari nilai tertinggi masing-masing formasi. Dalam perankingan tersebut dinilai dari hasil tes CAT yang diikuti selama 3 hari tersebut.
Sementara itu sebanyak 1.162 tenaga kontrak di Kabupaten Karangasem memperebutkan 208 formasi sebagai PPPK tahap II. Formasi tersebut merupakan kuota yang masih tersisa, dari total 2.676 formasi PPPK yang dialokasikan untuk Kabupaten Karangasem.
Seleksi PPPK tahap II dilaksanakan di UT Denpasar dengan diikuti 1.162 peserta. Dari jumlah tersebut terdiri dari 1.100 peserta yang mengikuti ujian di Bali dan 62 peserta lainnya yang mengikuti tes di luar Bali.
Para peserta merupakan tenaga kontrak daerah dari berbagai instansi, yang sebagian besar telah mengabdi selama bertahun-tahun di Pemkab Karangasem.
Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta menyampaikan, peserta seleksi PPPK Tahap II merupakan tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi dan memenuhi syarat administrasi, termasuk tercatat di database Badan Kepegawaian Negara (BKN), memiliki masa kerja minimal 2 tahun, serta memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi.
BATAL Lulus 1 PPPK Jembrana, Sudah Diberhentikan OPD Sebelum Seleksi, Simak Alasannya! |
![]() |
---|
MESADU ke DPRD Buleleng Puluhan Pegawai Non ASN, 900 Tenaga Kontrak di Klungkung Belum Lulus PPPK |
![]() |
---|
Formasi Teknis dan Nakes Sudah Diumumkan, Calon PPPK Tahap I Dilantik Pekan Depan |
![]() |
---|
BATAL Terima SK PPPK 8 Pegawai Kontrak, 3.692 Pegawai Kontrak Resmi Jadi Bagian ASN Pemkab Buleleng |
![]() |
---|
KISAH Haru Made Budiarta, Penyandang Disabilitas yang Diangkat Jadi ASN Usai 20 Tahun Mengabdi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.