Berita Nasional

MIRIS Grup Cinta Sedarah di Facebook! Wamen PPPA Tanggapi: Urgensi Bentuk Character Building

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menyatakan bahwa pelaku berinisial IDG (44), seorang warga Denpasar yang bekerja sebagai pemandu wisata.

Tribun Bali/ Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami. 
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, saat berkunjung ke Kantor Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar pada Selasa 27 Mei 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Tak habis pikir, usai viral kasus grup Facebook yang berisi konten penyimpangan seksual bernama 'Fantasi Sedarah dan Suka Duka' telah berhasil dibongkar.

Kini muncul grup Facebook serupa bernama ‘Cinta Sedarah’ yang membuat resah warga Gresik, Jawa Timur. Akhirnya pelaku ditangkap di Denpasar, Bali, setelah polisi menerima laporan dari warga Gresik yang resah dengan keberadaan grup itu.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menyatakan bahwa pelaku berinisial IDG (44), seorang warga Denpasar yang bekerja sebagai pemandu wisata.

Baca juga: RESMI! MK Putuskan Pendidikan Dasar 9 Tahun Baik Negeri & Swasta Digratiskan, Ini Dasar Hukumnya

Baca juga: TEWAS PMI Jembrana di Kazakhstan, Sakit Stroke & Sempat Jalani Operasi, Proses Pemulangan Jenazah

Tanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan saat berkunjung ke Kantor Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar pada Selasa 27 Mei 2025 mengatakan korban pelecehan grup tersebut harus segera mendapatkan pendampingan. 

“Korban perlu didampingi oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bawah kita,” jelas, Veronica. Lebih lanjutnya, Veronica mengatakan melihat fakta bahwa salah satu dari keluarga membuat grup penyimpangan di media sosial menjadi urgensi bagaimana mengedukasi character building dari sebuah keluarga terkecil. 

“Itu menjadi program urgensi dari pemerintah untuk menjemput bahwa edukasi secara massal masif perkara karakter building, etika, hormat keluarga menghormati sebuah pernikahan yang suci itu adalah urgensi,” imbuhnya. 

Sebab, kata Veronica bagian terkecil dari keluarga merupakan sebuah karakter building yang telah dibentuk bersama. Dengan adanya kasus ini, membuka mata kita bagaimana sebuah keluarga tidak memiliki mindset anak berkualitas, dan mereka akan membentuk kembali pola-pola yang sama. 

“Anak banyak ekonomi tidak ada larinya ke pernikahan dini, urusannya ketika punya anak berantem KDRT lagi. Urusannya dalam kasus ini pedofil, itu ya unsur pasti semua tentu kita berikan haknya kepada polisi untuk mengusut tentu dari program pendampingan dari KemenPPPA,” tutupnya. 

Admin grup Facebook penyebar fantasi seks menyimpang 'Cinta Sedarah' diamankan Satreskrim Polres Gresik. Motifnya, admin FB Cinta Sedarah ini sungguh bejat.

Admin FB grup Cinta Sedarah ini adalah IDG berusia 44 tahun, warga Bali, Kota Denpasar, berhasil diamankan pada Kamis (15/5/2025) pukul 10.00 di sebuah warung kopi.

Pelaku diketahui merupakan admin grup media sosial yang menyebarkan konten bertema fantasi cinta sedarah, yang dikemas dalam bentuk cerita dan foto.

Grup tersebut awalnya bernama "Cinta Sedarah" dan telah berkembang sejak awal 2022 dengan anggota mencapai lebih dari 32 ribu orang. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved