Idul Adha
Arus Balik Idul Adha Diprediksi Bertahap, Aktivitas Lintas Ketapang-Gilimanuk Bali Masih Normal
Dalam dua hari ini, sedikitnya sudah ada 62 ribu orang yang bertolak dari Gilimanuk menuju Ketapang.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Aktivitas penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk pasca Hari Raya Idul Adha yang juga momen long weekend ini masih normal, Minggu 8 Juni 2025.
Diprediksi, peningkatan aktivitas orang masuk Bali via Pelabuhan Gilimanuk bakal mulai terjadi malam nanti hingga besok.
"Sementara ini masih normal (aktivitas penyeberangan)," kata Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga saat dikonfirmasi, Minggu 8 Juni 2025.
Dia menyebutkan, prediksi arus balik masuk Bali momen Idul Adha 2025 ini bakal mulai terjadi malam ini, besok hingga sepekan ke depan.
Baca juga: Pecah Ban, Mobil Kolbak Terguling di Jalan Singaraja - Gilimanuk
Selain itu, orang masuk Bali juga bakal datang secara bertahap.
"Kita lihat kondisi aktivitas malam nanti dan besok apakah ada pergerakan atau tidak," jelasnya.
Untuk diketahui, sebanyak 34 ribu orang tinggalkan Bali via Pelabuhan Gilimanuk Jembrana, serangkaian arus mudik Idul Adha 1446 Hijriah, periode 4-5 Juni 2025 atau H-2 Idul Adha.
Dalam dua hari ini, sedikitnya sudah ada 62 ribu orang yang bertolak dari Gilimanuk menuju Ketapang.
Peningkatan aktivitas penyeberangan di Selat Bali ini meningkat pada malam hari dan didominasi oleh kendaraan roda dua.
Di sisi lain, ASDP juga mulai memberlakukan diskon tarif pelabuhan sejak Kamis 5 Juni 2025 pukul 00.00 hingga 31 Juli 2025 mendatang.
Diskon ini berlaku di sejumlah lintasan komersial. Selain lintas Ketapang-Gilimanuk, juga berlaku pada lintas Merak-Bakauheni (reguler dan eksekutif), Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Sape-Labuan Bajo, Telaga Punggur-Tanjung Uban dan Ajibata-Ambarita.
Besaran diskon tarif penyeberangan mulai dari penumpang, kendaraan roda dua hingga kendaraan golongan VI.
Diskon ini sebagai dukungan atas kebijakan stimulus ekonomi terbaru yang digulirkan pemerintah sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor riil, termasuk sektor transportasi nasional.
Kumpulan Artikel Jembrana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.