Penusukan di Buleleng
KASUS Penusukan Viral di Eks Pelabuhan Buleleng Akan Diselesaikan Melalui Diversi, Ini Penjelasannya
Pihak Satreskrim Polres Buleleng akan berupaya menyelesaikan kasus MA melalui mekanisme diversi. Mengingat ia masih dibawah umur.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - MA (16) pelaku kasus perkelahian dan penusukan terhadap I Gede F Sandy Putra (21) saat ini telah ditahan.
Pihak Satreskrim Polres Buleleng akan berupaya menyelesaikan kasus MA melalui mekanisme diversi. Mengingat ia masih di bawah umur.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura mengungkapkan, kasus ini berawal dari adanya ketersinggungan di jalan Diponegoro, antara MA dengan I Gede F Sandy Putra (21) pada Selasa (24/6/2025) sekitar pukul 15.30 Wita. Di mana saat itu MA tersulut emosi akibat Gede Sandy menggunakan knalpot brong.
"Korban ini mengendarai sepeda motor menggunakan knalpot brong, sehingga pelaku emosi. Sempat terjadi cekcok di jalan hingga pelaku menantang berkelahi di dalam Museum Sunda Kecil, eks Pelabuhan Buleleng," ungkapnya Selasa (1/7/2025).
Perkelahian antar keduanya berujung pada penusukan yang dilakukan oleh MA. Ia menusuk bagian kaki Gede Sandy menggunakan pisau lipat.
Baca juga: SIDAK PT Conscious Coconut Collective Petetenget, Komisi IV DPRD Badung, Selisih Industri & Pekerja!
Baca juga: Kisah Nyoman Sudarmanta, Mengabdi 20 Tahun, Dilantik PPPK Klungkung Bali 5 Bulan Jelang Pensiun

Perkelahian keduanya sempat direkam oleh masyarakat, yang kebetulan berkunjung. Pada video itu, terdapat dua kubu saling berkelahi.
Masyarakat di sekitar lokasi juga berdatangan, untuk malerai perkelahian, serta menghubungi Unit Reaksi Cepat (URC) 110 Polres Buleleng, untuk mendapat penanganan.
"MA sempat kabur pasca kejadian itu, namun berhasil diamankan pada Kamis (26/6/2025) sekitar pukul 10.00 Wita di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. Pisau lipat yang digunakan untuk menusuk kaki korban juga sudah diamankan," ujarnya.
Kasusnya perkelahian dan penusukan yang dilakukan MA, selanjutnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng. Sebab MA masih berusia 16 tahun.
"Untuk saat ini MA masih ditahan, sambil menunggu penelitian dari BAPAS (Denpasar)," ucapnya. Menurut AKP Widura, terduga pelaku anak itu terjerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.
Merujuk pada pasal tersebut, ancaman hukumannya berupa penjara selama 2 tahun 8 bulan hingga 5 tahun. Walau demikian, imbuh AKP Widura, upaya penanganan terhadap MA akan dilakukan diversi.
"Ini mengingat yang bersangkutan masih dibawah umur, serta ancaman hukumannya di bawah 7 tahun," tandasnya. (mer)
AKSI Saling Tebas di Pegayaman Buleleng Berakhir Damai, Fauzi Sebut Dengar Bisikan? |
![]() |
---|
KASUS Penusukan Diselesaikan Melalui Diversi, Mengingat Pelaku Masih di Bawah Umur |
![]() |
---|
PELAKU Penusukan Gede Akhirnya Tertangkap, Usia Masih 16 Tahun, Duel Berdarah Eks Pelabuhan Buleleng |
![]() |
---|
BUNTUT Duel Berdarah di Eks Pelabuhan Buleleng, Polisi Periksa 3 Saksi, Korban Telah Laporkan! |
![]() |
---|
POLISI Selidiki Pelaku, Gede F Dirawat, Pasca 4 Pemuda Terlibat Duel di Eks Pelabuhan Buleleng! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.