Kapal Kandas di Gilimanuk

34 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, 6 Meninggal, 28 Selamat, Pencarian Terus Dilakukan!

Hingga kini, total 34 penumpang kapal KMP Tunu Pratama Jaya telah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury
Pulang - Suasana para penumpang selamat KMP Tunu Pratama Jaya saat dipulangkan ke Banyuwangi. Kamis (3/6/2025). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Hingga kini, total 34 penumpang kapal KMP Tunu Pratama Jaya telah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Dari jumlah tersebut, 28 penumpang dinyatakan selamat, sedangkan 6 penumpang meninggal dunia. Terbaru RSU Negara mengonfirmasi jenazah terakhir yang terevakuasi, Kamis 3 Juli 2025 sore.

Adalah seorang anak berusia 3 tahun, bernama Afnan Agil Mustafa. Korban merupakan anak dari jenazah yang sebelumnya ditemukan, Fitri April Lestari (33). Sat ini masih berada di ruang jenazah RSU Negara. 

Baca juga: PENCARIAN Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Terus Lewat Udara & Laut, Helikopter Dikerahkan

Baca juga: KORBAN Jiwa Ibu & Balita 3 Tahun, Tercatat 6 Korban Tewas Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya! 

EVAKUASI - Korban kapal tenggelam, jenazah balita laki-laki dievakuasi ke RSU Negara, Kamis 3 Juli 2025 sore.
EVAKUASI - Korban kapal tenggelam, jenazah balita laki-laki dievakuasi ke RSU Negara, Kamis 3 Juli 2025 sore. (Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan, secara umum jumlah penumpang kapal KMP Tunu Pratama Jaya sebanyak 53 orang ditambah 12 kru kapal.

Namun hingga Kamis (3/6/2025) sore, baru 34 penumpang yang berhasil ditemukan. "Mengenai penumpang yang belum ditemukan, saat ini tengah dilakukan pendataan kembali agar tidak ada nama yang ganda," tegasnya. 

Terhadap penumpang yang selamat, khususnya asal Banyuwangi, selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga.

Pemulangan korban selamat, akan dikawal langsung dari ASDP maupun pemilik kapal. "Untuk yang dipulangkan ke Banyuwangi sesuai data 20 orang," ucapnya.

Berdasarkan pantauan tribun-bali.com, para penumpang selamat asal Banyuwangi dipulangkan pukul 16.30 WITA. Mereka menaiki kapal Dharma Rucitra yang berangkat pukul 16.50 WITA. (mer)

Beri keterangan - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya saat memberi keterangan mengenai pencarian penumpang yang belum ditemukan. 
Beri keterangan - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya saat memberi keterangan mengenai pencarian penumpang yang belum ditemukan.  (TRIBUN BALI/ MUHAMMAD FREDEY MERCURY )

Pencarian Lewat Laut & Udara 

Upaya pencarian terhadap para penumpang, tragedi tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya masih terus dilakukan. Pencarian para korban juga melibatkan helikopter untuk pemantauan dan pencarian dari udara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya, menyebut sejak menerima laporan kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya, pihaknya telah mengerahkan personel dari POS Jembrana. Para personel melakukan pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Rubber Boat.  

Untuk lebih memaksimalkan upaya pencarian, pihaknya akan melibatkan Helikopter Atang Sendjaja untuk mencari penumpang yang belum ditemukan dari udara.

Tak hanya itu, Kantor Basarnas Bali juga akan mengerahkan satu kapal KN SAR Arjuna untuk membantu pencarian. "KN SAR Arjuna dan akan stay disini melakukan pencarian," ucapnya. 

Dalam pencarian penumpang yang belum ditemukan, Basarnas Bali melibatkan 53 personel gabungan. Lokasi pencarian akan menyasar arah selatan dari titik kejadian tepatnya di sekitar Pantai Pebuahan, Desa Banyu Biru, Kecamatan Negara, Jembrana.

"Pertimbangannya karena angin dan arus air menuju ke selatan. Sedangkan kondisi cuaca saat ini, ombak sudah mulai naik," imbuhnya.

Sidakarya berharap ada informasi dari masyarakat terutama nelayan mengenai keberadaan korban. "Mudah-mudahan korban yang belum ketemu terdampar di sana, sehingga semua bisa kita evaluasi," harapnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved