Kapal Kandas di Gilimanuk

IMAN Nantikan Anak Istri di Posko, Sayangnya Keduanya Korban Jiwa Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya

Imam terlihat banyak merenung saat ditemui tribun-bali.com di Posko ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Kamis (3/6/2025).

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Tatapan kosong - Imam Bakri (baju biru) menatap kosong di Posko Gilimanuk. Sejak subuh ia menanti kabar keberadaan istri dan anak balitanya yang belum ditemukan pasca tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Nasib pilu dialami Imam Bakri. Sejak menerima kabar tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pukul 03.30 WITA, keberadaan istri dan anak keduanya yang masih balita belum diketahui. 

Imam terlihat banyak merenung saat ditemui tribun-bali.com di Posko ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Kamis (3/6/2025).

Wajahnya cemas menanti kabar istrinya bernama Fitri April Lestari (32) dan anak keduanya Afnan Aqiel Mustafa (3) yang belum ditemukan. 

Baca juga: TANGIS Febriani Pecah Buka Kantong Jenazah! Istri Jadi Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Baca juga: KORBAN Jiwa Ibu & Balita 3 Tahun, Tercatat 6 Korban Tewas Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya! 

Imam mengatakan istri dan anak keduanya bermaksud untuk menemui dia yang bekerja di Kota Denpasar. Keduanya berangkat dari Kecamatan Cluring, Banyuwangi dengan menumpang travel. 

"Kontak terakhir saya dengan istri saat dia memberi kabar sudah naik kapal. Setelah itu tidak ada kabar lagi," ucapnya. 

Hingga sekitar pukul 03.30 WITA, Imam menerima panggilan telepon dari pihak travel, yang mengabarkan terjadi kecelakaan kapal. Perasaan tak nyaman sontak menghantui Imam. 

Sekitar pukul 04.00 WITA, ia bergegas menuju Gilimanuk untuk mencari keberadaan istri dan anaknya. Namun hingga Kamis siang, belum ada kabar keberadaan istri dan anaknya. 

"Saya terus berdoa sambil cari data keberadaan istri dan anak, namun sampai saat ini belum ada informasi. Saya berharap anak dan istri saya segera ditemukan dan dalam kondisi selamat," ucapnya. 


Ibu dan Anak Balita 3 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia 

RSU Negara akhirnya mengonfirmasi jenazah terakhir yang dievakuasi, Kamis 3 Juli 2025 sore. Adalah seorang anak berusia 3 tahun yang diketahui bernama Afnan Agil Mustafa.

Korban merupakan anak dari jenazah yang sebelumnya ditemukan, Fitri April Lestari (33). Sat ini masih berada di ruang jenazah RSU Negara. 

"Sudah diidentifikasi, anaknya korban yang datang sebelumnya, Ibu Fitri," ungkap Direktur RSU Negara, dr Ni Putu Eka Indrawati saat dikonfirmasi, Kamis 3 Juli 2025. 

Dengan kedatangan satu jenazah tersebut, total sudah ada 6 orang korban meninggal dunia karena insiden KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali. Sementara data lainnya menyebutkan sudah ada 31 orang yang ditemukan dalam keadaan selamat.(mpa/mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved