Penusukan di Denpasar
2 PELAKU Penusukan di Imam Bonjol Diamankan Satreskrim Polresta Denpasar, Begini Kronologinya!
Dua orang pelaku yang diamankan adalah pelaku utama penusukan berinisial GS (31), pria asal Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua orang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar buntut kasus penganiayaan berat dengan penusukan di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Bali.
Dua orang pelaku yang diamankan adalah pelaku utama penusukan berinisial GS (31), pria asal Kecamatan Sukasada, Buleleng.
GS melakukan penusukan menggunakan senjata tajam, setelah sebelumnya terlibat salah paham dengan korban DAKB (32) saat berkendara.
Bersama pelaku, turut diamankan KA (29), rekan pelaku yang berada di lokasi saat kejadian. Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di sebelah selatan traffic light simpang Imam Bonjol-Gunung Soputan, Kelurahan Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, pada Selasa 15 Juli 2025 sekitar pukul 10.00 Wita.
"Korban seorang laki-laki berinisial DAKB (32), yang mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dekat ketiak," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Rabu 16 Juli 2025 malam.
IDAK Ditusuk di Dada Disaksikan Anaknya
Seorang pria pengemudi mobil berinisial IDAK (32) menjadi korban penusukan, pemicu diduga karena berselisih paham karena serempetan di jalan raya. Pelaku diduga seorang anggota ormas.
IDAK (32) ditusuk oleh pelaku berinisial S di Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Selasa (15/7).
Berdasarkan kronologi peristiwa, saat itu korban melintasi Jalan Imam Bonjol sekitar pukul 10.00 Wita hendak menuju Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Saat di persimpangan Jalan Gunung Soputan, mobil pelaku berserempetan dengan mobil korban.
Mirisnya pria yang diduga anggota Ormas tetap nekat melakukan aksi kekerasan padahal saat itu korban sedang bersama anaknya. Sedangkan pelaku juga bersama istrinya.
S diduga memang sudah membekali diri dengan senjata tajam yang diselipkan di saku celana. Korban IDAK ditusuk pada bagian dada lantaran kaca mobil yang terbuka saat terjadi selisih paham.
Usai puas melampiaskan emosi dengan menusuk korban, S langsung kabur dari lokasi. Sedangkan korban IDAK dengan luka tusuk tetap berupaya memaksa dirinya mengemudikan mobilnya meski bersimbah darah.
IDAK mengemudi menuju ke Simpang Empat Buagan Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol untuk mencari pos polisi hingga akhirnya pingsan.
Petugas kepolisian yang bertugas jaga di pos langsung memberikan pertolongan dengan melarikan ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapatkan perawatan intensif.
Mengetahui kasus tersebut, pihak Polsek Denpasar Barat bersama Polresta Denpasar melakukan penyelidikan. Beruntung, penyelidikan berlangsung cepat karena korban sempat mendokumentasikan pelaku dengan kamera ponselnya.
Setelah mendapatkan profil pelaku, polisi mendalami melalui kelompok Ormas tersebut yang juga diidentifikasi melalui mobil yang digunakan pelaku. Pelaku kemudian diamankan polisi di Jalan Imam Bonjol Denpasar.
IDAK Ditusuk di Dada Disaksikan Anaknya di Jalan Imam Bonjol Bali, Selisih Paham Diduga Jadi Pemicu |
![]() |
---|
CEWEK Open BO MiChat Tidak Dibayar, 2 Teman Prianya Nekat Tusuk Pemesan di Denpasar |
![]() |
---|
Kasus Pembunuhan Parwata Segera Rekontruksi di Bali, Mas Pras Bisa Tambah Pasal Memberatkan |
![]() |
---|
KASUS Pembunuhan di Denpasar Segera Rekontruksi, Kasat Reskrim: Bisa Tambah Pasal Memberatkan! |
![]() |
---|
VIDEO Mas Pras Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dalam Kasus Penusukan di Denpasar Bali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.