Kebakaran di Buleleng
TV Meledak, Dua Rumah di Padangkeling Ludes Buleleng Terbakar
Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah di Lingkungan Padangkeling, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TV Meledak, Dua Rumah di Padangkeling Ludes Buleleng Terbakar
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah di Lingkungan Padangkeling, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Selasa (22/7/2025).
Dua rumah ludes terbakar ada peristiwa itu.
Beruntung kebakaran cepat ditangani, sehingga kobaran api tidak merembet ke rumah warga sekitar.
Baca juga: 218 Mitra Polisi Hutan Dikukuhkan Dinas LHK Bali, Cegah Kebakaran Hutan dan Pembalakan
Informasinya, kebakaran disebabkan televisi warga meledak akibat korsleling listrik.
Kobaran api cepat membesar hingga membakar dua rumah.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono menyebut kebakaran melanda dua rumah, yakni milik Kadek Suardika dan Ketut Widia.
Baca juga: Dinas LHK Bali Kukuhkan 218 Mitra Polisi Hutan, Cegah Kebakaran Hutan dan Pembalakan
Rumah itu berlokasi di Jalan Pulau Timor, Lingkungan Padangkeling, Kelurahan Banyuning.
"Total ada 20 personel yang terlibat pemadaman, serta dibantu anggota TNI, Polri dan masyarakat sekitar," ucapnya.
Butuh waktu selama 1 jam 45 menit untuk menjinakkan kobaran api.
Baca juga: Kebakaran Rumah Makan di Denpasar Bali, Warga Panik, Terdengar Suara Ledakan
Mengenai penyebab kebakaran, Kappa mengaku masih menunggu investigasi lebih lanjut.
"Penyebab pastinya masih ditelusuri. Demikian pula dengan jumlah kerugian materiil yang ditimbulkan."
"Walau demikian, peristiwa kebakaran ini tidak mengakibatkan korban jiwa ataupun luka-luka," tegasnya.
Sementara Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli mengungkapkan, peristiwa ini berawal pukul 12.30 Wita.
Baca juga: TRAGEDI Kebakaran Hebat Gudang PT Lipuri Jagat Tabanan, 2 Pekerja Luka Bakar & 6 Kendaraan Hangus!
Saat itu pemilik rumah bernama Kadek Suardika sedang menonton televisi di rumah.
Tak berselang lama, Suardika mendengar suara seperti kabel konslet dan tiba-tiba televisi mati.
Sayangnya, pada saat itu Suardika tidak mencabut kabel listrik dan malah ditinggal ke dapur.
"Kira-kira baru lima menit di dapur, Suardika mendengar suara ledakan dari ruang tamu."
Baca juga: Rumah Semi Permanen Kebakaran di Jembrana Bali, Penanganan Awal Dibantu Warga, Kerugian Rp 50 Juta
"Dia segera menuju ke sumber suara dan mendapati televisinya meledak dan terbakar," ungkapnya.
Dalam waktu singkat api menyambar ke meja dan barang-barang lain di ruang tamu.
Dengan cepat api menyambar ke plafon dan seluruh ruangan.
Karena hembusan angin cukup kencang, sehingga kobaran api menjalar ke rumah tetangga di sebelah barat, yang merupakan rumah milik korban Ketut Widia.
Kata Kompol Juli, pada saat kejadian Ketut Widia sedang bekerja.
Dia ditelepon istrinya yang mengabarkan jika rumahnya kebakaran, sehingga dia bergegas pulang.
Namun setibanya di rumah, kondisi rumah sudah ludes terbakar.
"Akibat kebakaran, seluruh isi rumah kedua korban tidak ada yang bisa diselamatkan. Mengenai kerugian dari kedua rumah belum bisa ditaksir," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Kebakaran di Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-Damkar-dan-Penyelamatan-Buleleng-saat-melakukan-pemadaman-8966.jpg)