Seputar Bali

HOAKS! Kasus P3mb4cokan di Jalan Taman Pancing Ternyata Pengamen Mabuk, Lukai Diri Sendiri

Sempat membuat heboh di social media, ternyata kasus yang diduga sebuah pembacokan di jalan Taman Pancing di Denpasar tidaklah benar.

Istimewa/Polresta Denpasar
VIRAL - Seorang pengamen bernama Joko Susilo melukai diri sendiri dengan sebilah parang di Jalan Glogor Carik Gang Leli No. 92, Pemogan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali. HOAKS! Kasus P3mb4cokan di Jalan Taman Pancing Ternyata Pengamen Mabuk, Lukai Diri Sendiri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sempat membuat heboh di social media, ternyata kasus yang diduga sebuah pembacokan di jalan Taman Pancing di Denpasar tidaklah benar.

Usai diusut oleh pihak kepolisian, kejadian berdarah tersebut adalah tindakan melukai diri sendiri yang dilakukan oleh pengamen asal Palembang.

Pelaku diketahui bernama Joko Susilo yang merupakan pengamen di wilayah tersebut.

Dia diketahui mabuk dan berakhir melukai diri sendiri dengan parang sehingga terlihat seperti tindakan pembacokan.

Baca juga: MESKI Jadi Tersangka, Direktur Gacoan Bali Belum Ditahan Polisi, Dirreskrimsus Sebut Ada 8 Lagu!

Kini, Joko Susilo berasal masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.

Peristiwa tersebut tersebut terjadi pada Kamis 24 Juli 2025 sekitar pukul 16.15 Wita di Jalan Glogor Carik Gang Leli No. 92, Pemogan, Denpasar Selatan. 

"Korban mengalami luka serius di tangan kiri setelah diduga melukai dirinya sendiri menggunakan sebilah parang dalam kondisi mabuk," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi pada Jumat 25 Juli 2025. 

Menurut informasi yang diperoleh pihak kepolisian, bahwa korban sebelumnya datang dalam keadaan mabuk dan mengambil sebilah parang dari kamar temannya yang biasa digunakan untuk membersihkan rumput.

Baca juga: JASAD Suaminya Belum Ketemu, Wiardani Tak Tenang, Korban Ikuti Ritual Mulang Pakelem di Selat Bali

"Saat ditanya mau dipakai apa parang tersebut, korban langsung menebaskan parang tersebut ke tangan kirinya,”

“Korban sempat meminta kain lap untuk membalut luka sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit," bebernya.

Seorang saksi penghuni kos di tempat kejadian perkara (TKP) M. Surya Mualik Cahya (27) mengaku mulanya mendengar keributan di luar kamar.

Ia mendapati korban sudah dalam kondisi berlumuran darah dengan luka di tangan kirinya. 

ilustrasi penusukan
ilustrasi penusukan (Tribun Bali/DwiS)

Baca juga: Apakah Permen Banten Tak Dapat Dikonsumsi Layak Dipersembahkan? Ini Jawaban PHDI Bali

Surya berinisiatif membawa korban ke klinik terdekat, namun ditolak dan diarahkan ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah. 

"Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat terjatuh di Jalan Taman Pancing Barat," ujar dia.

Inilah yang kemudian disebut-sebut sebagai kejadian pembacokan di Taman Pancing.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved