Perang Timur Tengah
Waspada Krisis Energi Dampak Perang Timur Tengah, Warga Bali Harap Harga BBM Tak Naik
Semua jenis BBM masih tersedia di SPBU. Antrean kendaraan yang membeli pertalite, pertamax, atau solar juga masih tampak masih normal.
Terpisah, Ketua DPRD Bangli Ketut Suastika mengakui sebagian besar masyarakat mulai khawatir atas isu kelangkaan dan kenaikan harga BBM dampak perang Timur Tengah antara AS-Israel melawan Iran. Termasuk masyarakat Bangli.
Politisi PDIP asal Kecamatan Tembuku ini mengatakan, jika BBM langka dan harganya tinggi, tentu masyarakat Bangli yang notabene bergerak di sektor pertanian akan mengalami dampak signifikan.
Sebab produksi hingga pendistribusian hasil pertanian, tidak bisa lepas dari BBM.
"Di Bangli, mobilitas di sektor pertanian sangat tinggi, kalau sudah yang namanya transportasi pasti BBM ini kunci. Ketika BBM ini langka dan mahal, maka biaya pertanian akan melonjak, baik itu biaya pengolahan lahan, penjualan ke pasar-pasar di Bali. Dan, secara tak langsung nilai jual hasil pertanian ini juga tinggi karena menyesuaikan dengan harga produksi," ujarnya.
Berdasarkan hal tersebut, Suastika meminta pemerintah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait agar melakukan pengawasan sejak dini.
Supaya kekhawatiran masyarakat tidak dijadikan celah untuk oknum-oknum memperkaya diri dengan melakukan penimbunan.
"Harus mulai saat ini lakukan antisipasi penimbunan, mari kita bahu-membahu saling mengawasi. Ketika dalam kondisi krisis BBM jangan main-main. Harus bersatu padu. Jika ditemukan adanya penimbunan, harus bertindak tegas. Baik itu BBM maupun gas," tegas Suastika.
Meskipun saat ini pendistribusian dan harga BBM masih normal, Suastika mengajak masyarakat untuk mulai bersiap menghadapi krisis.
Salah satunya ialah mulai melakukan swasembada pangan secara mandiri.
Sehingga, ketika nilai kebutuhan pokok melambung tinggi, masyarakat sudah memiliki persiapan.
"Saat ini masyarakat harus mulai antisipasi, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok. Mulai menanam sayuran, padi dan sebagainya untuk antisipasi ketika nilai melambung tinggi dampak krisis," ujarnya.
Kewenangan Pemerintah
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan ketersediaan stok BBM masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik lalu membeli BBM secara berlebih (panic buying).
“Stok BBM di Bali masih aman,” katanya, Sabtu 28 Maret 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pertamina-Bentuk-Tim-Khusus-di-Bali-Sediakan-7-Rekanan-Bengkel.jpg)