Sampah di Bali
TPST dan TPS3R Overload, Sampah Organik di Denpasar Bali Membeludak, Hasil Cacahan Menumpuk
hasil cacahan sampah organik belum dapat keluar dari gudang sebab bingung membuang hasil cacahan sampah organik.
Sampah organik yang diterima setiap hari mencapai 5 hingga 8 ton.
Padahal kapasitas mesin cacah yang ada sangat terbatas.
“Organik yang datang per hari, kan ada jadwalnya. Setiap jadwal itu kurang lebih sampai 8 ton. Nah, ini sudah terjadi penumpukan. Sekitar 5 sampai 8 ton itu organik per setiap jadwalnya,” jelasnya, Senin 13 April 2026.
Lebih lanjut ia mengatakan, meski progres pengelolaan secara umum berjalan normal, beban kerja meningkat karena mereka juga menampung sampah dari swakelola swasta.
“Kami masih berjalan normal. Bahkan di sini banyak swakelola swasta, sebagian pelanggan mereka kami tampung. Akibatnya kami over capacity di organik. Kalau yang lain bisa kami atasi, tapi organik ini yang jadi masalah karena sekarang tidak boleh dibuang ke TPA,” sambungnya.
Di sisi lain, wacana pengiriman hasil cacahan atau material komposter ke Klungkung hingga kini belum menemui kejelasan.
Hal ini membuat pihak TPS3R kesulitan mencari lahan penampung hasil cacahan yang terus menumpuk.
Sebagai solusi darurat, pihak pengelola menawarkan hasil cacahan tersebut kepada warga sebagai material uruk lahan.
“Kami cari solusi dengan memberikan cacahan organik ini ke warga yang punya lahan kosong untuk uruk. Tapi tidak semua bisa dikeluarkan karena tidak banyak tempat yang mau menerima. Akhirnya tetap ada sisa yang menumpuk karena tidak semua bisa diproses jadi kompos,” bebernya.
Kapasitas mesin yang ada saat ini hanya mampu mengolah kurang lebih 3 sampai 4 ton per 8 jam.
Sayangnya, mesin tersebut tidak bisa dipaksakan bekerja terus-menerus karena berisiko mengalami kerusakan atau overheat.
“Waktunya terbatas, tidak mungkin kita kerjakan semua. Mesin punya batasan waktu, kalau dipaksakan full time bisa rusak. Saat ini kami sedang menunggu operasional perluasan lahan dan mesin baru berkapasitas 100 ton,” jelasnya.
Ke depannya, cakupan layanan TPS3R Sekar Tanjung direncanakan meluas hingga mem-back up seluruh Kelurahan Sanur.
Disinggung mengenai SDM, saat ini hanya ada 14 orang pekerja yang bertugas. Jumlah tersebut sudah termasuk petugas pengangkut sampah.
Untuk bagian composting sendiri hanya ditangani oleh empat orang dengan durasi kerja 8 jam yang dipotong waktu istirahat agar kondisi fisik dan mesin tetap terjaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Para-pekerja-melakukan-proses-pengolahan-sampah-di-TPST-Tahura-I-Denpasar-kemarin.jpg)