Berita Buleleng
UNJUK TARING! 2 PPPK yang Dipecat Karena Dugaan Selingkuh Tantang Bupati Buleleng Beri Bukti
UNJUK TARING! 2 PPPK yang Dipecat Karena Dugaan Selingkuh Tantang Bupati Buleleng Beri Bukti
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
Seperti diketahui Bupati Buleleng telah mengeluarkan SK pemberhentian bagi dua orang PPPK yaitu, GA dan WA.
SK pemberhentian keduanya sebagai PPPK itu diterbitkan setelah ada pengaduan dari istri sah GA terkait adanya dugaan perselingkuhan.
Namun, pencabutan SK pemberhentian kedua PPPK di lingkup Pemkab Buleleng tersebut tidak bisa serta-merta dilakukan.
Pencabutan SK pemberhentian kedua PPPK itu hanya bisa dilakukan melalui pengadilan.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat disinggung terkait nasib kedua PPPK, Kamis (18/9/2025).
Menurut Sutjidra, penerbitan SK pemberhentian terhadap kedua oknum PPPK ini sudah melalui berbagai pertimbangan.
"Berat lho mengambil keputusan. Tapi dengan berbagai pertimbangan, ya harus dilakukan untuk menjaga marwah ASN, PPPK dan Pemkab Buleleng," tegasnya.
Sedangkan untuk mencabut SK tersebut, Sutjidra mengatakan hal ini tidak bisa serta-merta dilakukan.
Sebaliknya, pencabutan SK kedua PPPK itu bisa dilakukan apabila ada putusan pengadilan tepatnya melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Kalau soal itu pertimbangannya di pengadilan. Apabila pengadilan memerintahkan demikian, ya kita cabut. Kita tidak bisa mencabut semena-mena," ucapnya.
Sebelumnya pada Senin (15/9/2025) orang tua GA dan WA mendatangi gedung DPRD Buleleng untuk melakukan audiensi.
Kedatangan kedua orangtua oknum PPPK itu ke DPRD didampingi kuasa hukum dan LSM Gema Nusantara.
Audiensi tersebut pada intinya meminta Pemkab Buleleng mencabut SK pemberhentian, karena perbuatan yang dituduhkan pada GA dan WA ihwal perzinahan, tidak terbukti di kepolisian.
Selain itu, pihak DPRD juga diminta mengundang Bupati Buleleng untuk didengarkan pendapatnya mengenai penerbitan SK pemberhentian.
Apabila ditemukan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan Bupati dan Bupati telah melakukan perbuatan tercela,
| DINSOS Pastikan Pendampingan Berlanjut, Delapan Korban Kasus LKSA GS Dipindahkan ke Panti |
|
|---|
| SAPI Terjun ke Sumur Dikira Hilang Oleh Pemiliknya di Desa Banyupoh, Evakuasi Tim TRC Berhasil |
|
|---|
| Baru Saja Dibeli, Dikira Hilang, Sapi Milik Warga di Buleleng Ternyata Masuk Sumur Sempit |
|
|---|
| Kebutuhan 3.000 Telur per Hari, Program MBG Jadi Peluang Besar Usaha Desa di Sukasada Buleleng |
|
|---|
| PEMILIK Bangunan Liar Diberi Waktu 30 Hari Bongkar Mandiri, Kappa: Tidak Ada Ganti Rugi! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/BABAK-BARU-Kasus-Dugaan-Perselingkuhan-di-Buleleng-Bupati-Sebut-SK-Pemecatan-2-PPPK-Bisa-Dicabut.jpg)