Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Putu Ardana Alami Microsleep Saat Perjalanan ke Buleleng, Petaka Jemput Nyawa Ni Luh Ariantini

Putu Ardana Alami Microsleep Saat Perjalanan ke Buleleng, Petaka Jemput Nyawa Ni Luh Ariantini

Tayang:
istimewa
Olah TKP - Polisi saat melakukan olah TKP pasca peristiwa kecelakaan di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng. Rabu (19/11/2025). Istimewa 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Diduga mengalami microsleep, kendaraan yang dibawa ibu dan anak asal Denpasar mengalami kecelakaan di wilayah Buleleng

Nahas, kecelakaan tersebut mengakibatkan sang ibu tewas akibat terlindas truk box. 

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut di wilayah Buleleng ini terjadi pada Selasa (18/11/2025) atau sehari jelang hari raya Galungan. 

Lokasinya di ruas jalan Singaraja - Denpasar kilometer 2.300 meter, tepatnya di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin saat dikonfirmasi mengungkapkan, insiden kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 15.30 wita.

Baca juga: Wakil Ketua Komisi II DPRD Jembrana Desak Usut Tuntas Dalang Penolakan Warga Terhadap PT Klin

Kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni sepeda motor Yamaha NMX DK 6127 ADI dan Isuzu Light truk box DK 8609 FA milik salah satu toko ritel modern. 

Sepeda motor Yamaha NMax dikemudikan oleh Putu Ardana Yasa (23) asal Lingkungan Suwung Batan Kendal, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Ia berboncengan sepeda motor dengan dengan ibunya bernama Ni Luh Ariantini (46) yang nyawanya melayang dalam insiden tersebut.

Baca juga: Kejaksaan RI telah Bertransformasi & Mereformasi Diri

"Sedangkan mobil light truk box dikemudikan oleh I Gede Suparma (47) asal Banjar Dinas Poh Kembar, Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng," ungkapnya, Rabu (19/11/2025). 

Peristiwa kecelakaan tersebut berawal dari sepeda motor yang dikemudikan Ardana, datang dari arah selatan (Denpasar) menuju utara (Buleleng).

Setibanya di lokasi kejadian, Ardana mengantuk dan diduga mengalami microsleep

Akibat mengantuk, sepeda motor yang dikemudikan Ardana oleng ke kiri jalan dan menabrak pohon. 

Kerasnya benturan motor itu mengakibatkan ibu dan anak itu terpental ke badan jalan. 

"Pada saat bersamaan datang kendaraan Isuzu Light truk box DK 8609 FA dari arah selatan menuju Utara. Karena jarak yang terlalu dekat, sopir truk tidak bisa menghindar. Sehingga korban Ni Luh Ariantini terlindas," jelasnya. 

Akibat kecelakaan itu, Luh Ariantini mengalami cidera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Buleleng

Sedangkan pengendara motor mengalami luka robek pada pelipis kiri, robek pada bibir bawah dan masih menjalani perawatan di RSUD Buleleng

"Terkait kecelakaan ini, sopir truk sudah kami amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," imbuhnya. 

Satlantas Polres Buleleng mengimbau pada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Jika merasa mengantuk, lelah, atau konsentrasi mulai menurun, segera menepi dan beristirahat di tempat yang aman. 

"Mengemudi dalam kondisi mengantuk sangat berbahaya dan dapat memicu kecelakaan lalulintas. Luangkan waktu sejenak untuk beristirahat, minum air, atau melakukan peregangan sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya lebih penting daripada mengejar waktu," tegas AKP Bachtiar. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved