Berita Buleleng
Ratusan Personel Terlibat Simulasi ISPS Code di Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng
Ratusan Personel Terlibat Simulasi ISPS Code di Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pelabuhan Celukan Bawang mengalami serangan siber hingga memicu terjadinya kerusuhan pada Jumat (5/12/2025). Ratusan personel gabungan pun segera diturunkan untuk melakukan penanganan.
Personel gabungan yang dilibatkan dari berbagai instansi. Mulai dari Polres Buleleng, TNI AL, KSOP, Basarnas, Pelindo, dan instansi terkait lainnya. Kondisi ini tentunya menjadi perhatian dari masyarakat sekitar.
Namun, kerusuhan hingga serangan siber ini hanyalah simulasi latihan bersama, yang digagas oleh PT Pelindo Celukan Bawang. Dalam simulasi tersebut, diceritakan bahwa buruh TKBM Celukan Bawang datang membawa kendaraan truk untuk menyampaikan aspirasi.
Baca juga: Grebek Studio di Mengwi Bali, 18 WNA Diperiksa Terkait Dugaan Pembuatan Video Tidak Senonoh
Namun aksi tersebut tertahan di pintu masuk pelabuhan oleh personel KSOP. Negosiasi yang dilakukan tidak membuahkan hasil sehingga massa tampak semakin tidak puas.
KSOP kemudian meminta bantuan kepada Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, sehingga satuan Dalmas Awal dikerahkan dan membentuk barikade.
General Manager PT Pelindo Celukan Bawang, Mochammad Imron, menegaskan bahwa latihan ini menjadi bentuk komitmen Pelindo dalam menjaga keandalan sistem pengamanan pelabuhan celukan bawang.
"Ancaman terhadap pelabuhan kini semakin kompleks, tidak hanya fisik, tetapi juga digital," ucapnya.
Baca juga: Opening Ceremony Soekarno Cup di Bali, Bangkitkan Cita-Cita Bung Karno Sepakbola Olahraga Rakyat
Imron menjelaskan, International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code) merupakan standar keamanan internasional yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) untuk menjamin keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan dari ancaman terorisme, penyelundupan barang terlarang dan berbahaya, sabotase, hingga gangguan keamanan lainnya.
Pelatihan penerapan ISPS Code penting bagi Pelabuhan Celukan Bawang seiring dengan meningkatnya kunjungan kapal pesiar (cruise), yang membawa wisatawan mancanegara serta aktivitas kapal niaga internasional.
Hasil pelaksanaan pelatihan langsung menunjukkan bahwa secara umum tingkat kesiapsiagaan personel dalam penerapan langkah-langkah pengamanan telah berjalan dengan baik. Khususnya dalam perlindungan terhadap fasilitas pelabuhan, kapal, serta keselamatan publik. Ke depan, hasil pelatihan ini akan ditindaklanjuti melalui evaluasi risiko Port Facility Security Assessment (PFSA) yang dilakukan secara berkelanjutan dengan langkah-langkah pengamanan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Melalui rangkaian pelatihan dan exercise live ini, kami memastikan seluruh aspek di pelabuhan kami telah siap bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk memastikan keberlangsungan kegiatan operasional yang efektif," ucapnya.
Sementara itu, Kepala KSOP Celukan Bawang Taufikur Rachman menyampaikan bahwa kegiatan ini memperkuat sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran. "Latihan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan prosedur, memperkuat komunikasi, serta memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap aman, tertib, dan berstandar internasional," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Kapolres Buleleng, Ida Bagus Widwan Sutadi. Menurutnya kolaborasi lintas instansi seperti ini sangat penting, agar pengamanan objek vital nasional berjalan optimal dan respons cepat dapat diberikan dalam situasi darurat. "Polres Buleleng berkomitmen penuh mendukung penguatan standar keamanan di Pelabuhan Celukan Bawang," tandasnya. (mer)
| UMKM Jangan Hanya Jadi Objek Pungutan, DPRD Buleleng Ketok Perda Pajak–Retribusi |
|
|---|
| Fraksi Gerindra Wanti-wanti Titipan dalam Seleksi Direksi Perumda Pasar |
|
|---|
| Pasang Guardrail di Jalur Kaliasem-Tigawasa, Upaya Dishub Buleleng Menekan Risiko Kecelakaan |
|
|---|
| Sah! DPRD Buleleng Ketok Perda Pajak–Retribusi, Ketua DPRD: UMKM Jangan Hanya Jadi Objek Pungutan |
|
|---|
| Ekowisata Hutan Desa di Pejarakan Tuai Pro-Kontra, DPRD Buleleng Dorong Toleransi dan Solusi Bersama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/simulasi-di-Pelabuhan-Celukan-Bawang.jpg)