Berita Buleleng
SMPN 6 Tejakula Buleleng Hanya Punya 3 Ruang Kelas, Proses Belajar Pinjam Ruang Kelas SDN 3 Les
Pihak sekolah bahkan sampai harus meminjam ruangan di SD Negeri 3 Les untuk proses belajar mengajar.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Keterbatasan sarana prasarana berupa ruang kelas masih menjadi masalah klasik di dunia pendidikan.
Salah satunya di SMP Negeri 6 Tejakula.
Pihak sekolah bahkan sampai harus meminjam ruangan di SD Negeri 3 Les untuk proses belajar mengajar.
Waka Kurikulum SMPN 6 Tejakula, I Nyoman Kartika Awan menyebut jika sekolah yang berlokasi di Banjar Dinas Panjingan, Desa Les ini hanya punya tiga ruang kelas.
Baca juga: MALING Sapi Resahkan Warga Bubunan Tabanan, Ini Kata Humas Polres Buleleng
Padahal, jumlah siswanya sebanyak 326 yang dibagi dalam 11 rombongan belajar (rombel).
Meliputi tiga rombel untuk kelas VII dan masing-masing empat rombel untuk kelas VIII dan kelas IX.
Keterbatasan ruang kelas ini sudah terjadi sejak 2019, tepatnya saat SMP Satu Atap 1 Tejakula bertransformasi menjadi SMPN 6.
Selain ruang kelas, pihak sekolah saat itu juga mendapat ruang perpustakaan dan ruang laboratorium.
"Oleh karena itu proses pembelajaran dilakukan secara double shift. Ada pagi, ada siang.
Walaupun double shift, sekolah kami tetap kekurangan kelas mengingat ada 11 rombel," ungkapnya, Senin (8/12).
Untuk mengantisipasi hal ini, pihak sekolah bahkan sampai meminjam empat ruangan kelas di SD Negeri 3 Les.
Sehingga pelaksanaan pembelajaran tetap berjalan lancar.
"Untuk shift pagi di SMPN 6 Tejakula diisi kelas IX sebanyak empat rombel. Memanfaatkan tiga ruang kelas dan ruang lab IPA.
Shift sore diisi kelas VII sebanyak tiga rombel. Untuk peminjaman kelas di SDN 3 Les, diisi oleh kelas VIII," jelasnya.
Pihak sekolah sejatinya sudah berupaya mengusulkan penambahan ruang kelas baru sejak 2019. Namun usulan ini tak kunjung disetujui.
| Fraksi Gerindra Wanti-wanti Titipan dalam Seleksi Direksi Perumda Pasar |
|
|---|
| Pasang Guardrail di Jalur Kaliasem-Tigawasa, Upaya Dishub Buleleng Menekan Risiko Kecelakaan |
|
|---|
| Sah! DPRD Buleleng Ketok Perda Pajak–Retribusi, Ketua DPRD: UMKM Jangan Hanya Jadi Objek Pungutan |
|
|---|
| Ekowisata Hutan Desa di Pejarakan Tuai Pro-Kontra, DPRD Buleleng Dorong Toleransi dan Solusi Bersama |
|
|---|
| DEWAN Minta Dinsos Buat Layanan Pengaduan, Tak Ingin Kasus Kekerasan LKSA Terulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/CEK-RUANGAN-Bupati-Buleleng-I-Nyoman-Sutjidra-saat-mengecek-ruang-kelas-baru.jpg)