Berita Buleleng
SMPN 6 Tejakula Buleleng Hanya Punya 3 Ruang Kelas, Proses Belajar Pinjam Ruang Kelas SDN 3 Les
Pihak sekolah bahkan sampai harus meminjam ruangan di SD Negeri 3 Les untuk proses belajar mengajar.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
Hingga tahun 2025, usulan tersebut akhirnya baru terealisasi.
SMPN 6 Tejakula mendapat bantuan program revitalisasi berupa pembangunan dua ruang kelas baru, senilai Rp602 juta lebih yang bersumber dari APBN 2025.
"Anggaran tersebut sudah termasuk dengan meublair berupa kursi dan meja. Proses pembangunan dimulai sejak 13 Desember hingga 7 Desember 2025," ungkapnya.
Baca juga: Efisiensi Capai Rp50 Miliar, TPP Pegawai Pemkab Buleleng Dipotong, Bupati: Saya juga Perasaan
Kendati kini telah memiliki lima ruang kelas, jumlah tersebut tentunya masih kurang.
Sebab pihak sekolah ingin agar proses pembelajaran hanya berlangsung satu shift, yakni pagi hari.
"Sekarang proses pembelajaran masih tetap dua shift. Hanya saja tidak lagi pinjam ruang kelas di SDN 3 Les," imbuhnya.
Selain masih kurang ruang enam kelas, sarana prasarana lainnya juga belum dimiliki oleh SMPN 6 Tejakula.
Mulai dari ruang kepala sekolah, ruang tenaga administrasi, ruang laboratorium TIK, ruang UKS, ruang BK, termasuk ruang guru.
"Ruang guru sampai sekarang belum ada. Selama ini kami manfaatkan ruang perpustakaan sebagai ruang guru, ruang kepala sekolah dan ruang tenaga administrasi," ujarnya.
Kunjungan kerja Bupati Buleleng ke SMPN 6 Tejakula menjadi harapan dari pihak sekolah, agar kekurangan sarana prasarana pendidikan bisa dipenuhi melalui APBD. Terlebih ada empat SD yang masuk zonasi SMPN 6 Tejakula. Meliputi SDN 1 Les, SDN 3 Les, SDN 5 Les dan SDN 4 Penuktukan. (mer)
Baca juga: UMKM Buleleng Didorong Kerjasama dengan SPPG, Jadi Penyuplai Produk Olahan Pangan
Diupayakan 2027
Sementara itu, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menegaskan akan mencanangkan pembangunan lanjutan di SMPN 6 Tejakula.
Pemkab akan menambah sejumlah sarana prasarana.
Meliputi empat ruang kelas baru dan toilet putra-putri masing-masing tiga unit. Seluruh kegiatan fisik ini akan dirancang pada APBD induk 2027.
"Dengan adanya penambahan ruang kelas baru, paling tidak kelas VIII-IX yang perlu perhatian khusus bisa mendapat shift pagi. Sedangkan kelas VII bisa shift siang.
| Fraksi Gerindra Wanti-wanti Titipan dalam Seleksi Direksi Perumda Pasar |
|
|---|
| Pasang Guardrail di Jalur Kaliasem-Tigawasa, Upaya Dishub Buleleng Menekan Risiko Kecelakaan |
|
|---|
| Sah! DPRD Buleleng Ketok Perda Pajak–Retribusi, Ketua DPRD: UMKM Jangan Hanya Jadi Objek Pungutan |
|
|---|
| Ekowisata Hutan Desa di Pejarakan Tuai Pro-Kontra, DPRD Buleleng Dorong Toleransi dan Solusi Bersama |
|
|---|
| DEWAN Minta Dinsos Buat Layanan Pengaduan, Tak Ingin Kasus Kekerasan LKSA Terulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/CEK-RUANGAN-Bupati-Buleleng-I-Nyoman-Sutjidra-saat-mengecek-ruang-kelas-baru.jpg)