Pencurian di Bali
SD Negeri 1 Sepang Buleleng Dibobol Maling Saat Libur Sekolah, Barang Elektronik Lenyap
SD Negeri 1 Sepang yang berlokasi di Banjar Dinas Kerobokan, Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali menjadi sasaran pencuri.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - SD Negeri 1 Sepang yang berlokasi di Banjar Dinas Kerobokan, Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali menjadi sasaran pencuri.
Sejumlah barang elektronik dilaporkan hilang dengan total kerugian mencapai puluhan juta.
Peristiwa ini diketahui pada Sabtu (27/12/2025), sekitar pukul 07.29 wita. Kepala SDN 1 Sepang, I Putu Mekarjaya, mengungkapkan hari itu sejumlah guru dan pegawai masuk kerja seperti biasa, usai libur dan cuti bersama Natal.
Baca juga: Orangtua Siswa Khusus Ayah di Badung Kini Diwajibkan Ambil Rapor Anak ke Sekolah
Termasuk sejumlah siswa yang ke sekolah untuk piket di kelas.
"Salah satu guru mendapati pintu ruang guru dalam kondisi terbuka. Menurut anak-anak, pintu itu memang sudah dalam keadaan terbuka saat mereka tiba," jelasnya dikonfirmasi Minggu (28/12/2025).
Sejumlah guru kemudian masuk ke ruangan untuk memeriksa kondisinya.
Diakui, kondisi ruangan guru sudah berantakan. Tak hanya itu, beberapa barang elektronik inventaris sekolah juga telah lenyap.
Baca juga: Dishub Denpasar Bali Siapkan 4 Bus Sekolah Untuk Layani Penonton Denfest 2025, Ada 18 Titik Parkir
"Barang yang hilang di antaranya delapan unit tablet merk Advan, satu unit speaker aktif, serta 3 unit proyektor," sebutnya.
Mekarjaya yang mendapat laporan dugaan pencurian, segera melapor pada kelihan dusun, komite sekolah, dan bhabinkamtibmas setempat. Kemudian bersama-sama mengecek kondisi sekolah.
Menurutnya, kondisi pintu mengalami kerusakan karena dibuka dengan paksa.
Di sekolah ini sejatinya dilengkapi dengan tiga titik kamera CCTV. Namun diduga pencuri lebih dulu mematikan saklar listrik sebelum melakukan aksinya.
Baca juga: TOLAK Rencana Regrouping Sekolah, Ortu Siswa Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Penggabungan Itu
Dikatakan pula, sekitar 4 atau 5 tahun lalu peristiwa serupa pernah terjadi di SDN 1 Sepang. Beberapa inventaris sekolah yang kini hilang pun, sebenarnya juga pernah hilang sebelumnya.
"Saat itu barang-barang yang dicuri sudah berhasil dikembalikan. Namun kini sebagian barang dicuri lagi. Salah satunya proyektor," ungkapnya.
Peristiwa ini mengakibatkan pihak sekolah mengalami kerugian mencapai Rp31 juta.
Baca juga: 4 Tambahan Bus Sekolah di Denpasar Beroperasi Tahun Ajaran Baru, Layani Wilayah Densel
Atas hal ini pula, pihak sekolah kemudian melapor ke Polsek Busungbiu untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Polisi-saat-melakukan-olah-TKP-di-SD-Negeri-1-Sepang.jpg)