Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

ODGJ yang Melahirkan di Pantai Dievakuasi ke Rumah Aman, NP Tidak Ada Keluarga di Buleleng Bali

I Putu Kariaman Putra mengungkapkan, sekitar dua tahun lalu NP sempat dibawa ke RSJ Provinsi Bali di Bangli. 

Tayang:
Istimewa
EVAKUASI - Petugas Puskesmas Sawan 1, pihak dusun dan kepolisian saat mengevakuasi NP pascamelahirkan di pesisir Pantai Sangsit, Buleleng, Bali, Kamis (15/1/2026). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Wanita berisinial NP, yang sebelumnya ditemukan melahirkan di pesisir Pantai Sangsit, Kecamatan Sawan saat ini telah dievakuasi. 

Ia sementara dititip di Rumah Aman 'Kasih Sayang', yang berlokasi di Desa Tegalinggah, Kecamatan Sukasada, Bali.

Diketahui, NP merupakan wanita dengan riwayat gangguan jiwa (ODGJ). Perempuan berusia 21 tahun ini seorang diri di Buleleng, Bali

Sebab berdasarkan identitasnya, NP merupakan warga asal Kecamatan Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Pun statusnya belum menikah.

Baca juga: IBU Bayi Laki-laki di Pesisir Pantai Sangsit Buleleng Diduga ODGJ, Penemuan Ini Gegerkan Warga!

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengungkapkan, sekitar dua tahun lalu NP sempat dibawa ke RSJ Provinsi Bali di Bangli. 

Namun tanpa sepengetahuan pihak dinas, ternyata dia kembali ke wilayah Sangsit.

"Informasinya tidak ada keluarga di Buleleng. KTP-nya juga masih Papua Barat. Dengan demikian kami anggap yang bersangkutan terkategori tidak ada keluarga atau terlantar," ucapnya, Minggu 18 Januari 2026.

Selama di Sangsit, NP tinggal di sebuah pondokan/gubuk milik warga, yang berlokasi di sekitar pesisir pantai. 

Mendapat informasi NP telah melahirkan, pihak dinas segera memberikan perlindungan dan penanganan terhadap ibu dan bayi yang baru dilahirkan.

"Selanjutnya ibu dan bayi kami bawa ke Unit Gawat Darurat Puskesmas I Sawan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi NP dan bayinya dinyatakan sehat. Bayi laki-laki tersebut lahir dengan berat badan 2,9 kilogram dan proses persalinan berlangsung dengan baik.

Setelah kondisinya membaik, Dinsos Buleleng memfasilitasi penitipan NP dan bayinya di Rumah Aman 'Kasih Sayang'. 

Penempatan ini dilakukan guna memastikan ibu dan bayi mendapatkan perlindungan, pengasuhan, serta perawatan lanjutan secara optimal. 

"Untuk pemenuhan kebutuhan dasar, itu sudah difasilitasi oleh yayasan," ujarnya.

Walaupun memiliki riwayat gangguan jiwa, NP masih bisa diajak komunikasi. Hanya saja komunikasi tidak bisa terlalu lama. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved