Ulah Pati di Bali
Hendak Cek Meteran Air, Petugas PDAM di Buleleng Temukan WNA Akhiri Hidup
Seorang warga negara asing (WNA) asal negara Denmark diduga melakukan ulah pati. Jenazahnya ditemukan di teras rumah oleh petugas PDAM.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
"Karena merasa curiga, saksi sempat mengkonfirmasi kenapa dia mengucapkan kalimat tersebut. Sebab setahu saksi, dia sudah harus kembali ke negaranya."
"Namun hanya dijawab 'makanya saya mengucapkan selamat tinggal kepada anda' oleh yang bersangkutan," ungkap IPTU Yohana.
Kemudian keesokan harinya, Astawa sempat mengirim pesan pada Maya untuk makan dan minum kopi di rumahnya melalui chat WhatsApp.
Namun tidak ada jawaban. Hingga pada pukul 11.00 WITA, ia mendapat kabar dari tetangga jika Maya diduga mengakhiri hidup, dan diminta datang ke lokasi.
Kepada polisi, Astawa juga menerangkan jika Maya kerap cerita sedang stres karena tekanan ekonomi.
Sebab semua akses keuangan diblokir, termasuk atm dan kartu kreditnya.
Maya pernah mendatangi Konsulat Denmark di Denpasar untuk minta bantuan pulang ke negaranya, namun tidak ditanggapi.
Terungkap pula jika Maya sudah berulang kali berupaya mengakhiri hidup. Pada tanggal 17 Desember 2025 lalu, ia sempat menerobos pantai menggunakan sepeda motornya.
Namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh warga sekitaran Dermaga Pantai Lovina, Desa Kalibubuk, Kecamatan Buleleng.
Tim Forensik RSUD Buleleng kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah Maya.
Menurut keterangan dokter forensik RSUD Buleleng, dr Klarisa, tidak ditemukan luka maupan tanda kekerasan di bagian tubuh yang terlihat.
Diperkirakan Maya meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.
"Menurut keterangan dokter forensik, kematian yang bersangkutan akibat dari kekurangan oksigen. Ditemukan adanya luka ‘lecet tekan’ pada bagian leher akibat dadi jeratan tali. Walau demikian tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh," ucap IPTU Yohana.
Sementara berdasakan hasil olah TKP dari Identifikasi Sat Reskrim Polres Buleleng, tidak ditemukan adanya kejanggalan-kejanggalan akibat dugaan terjadinya tindak pidana.
"Disimpulkan sementara yang bersangkutan diduga mengakhiri hidup akibat permasalahan keuangan," tandasnya. (*)
Artikel lainnya di Berita Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Polsek-Singaraja-saat-melakukan-olah-TKP-pasca-menerima-informasi-WNA-mengakhiri-hidup.jpg)