Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

KABUR Seminggu, Putu AA Akhirnya Pulang ke Rumah, Orang Tua Larang Pacaran, Ini Bukan Kali Pertama?

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, remaja tersebut berinisial Putu AA (16).

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
Pembinaan - Kapolsek Busungbiu, AKP Wayan Sukrawan saat melakukan pembinaan terhadap Putu AA. Remaja 16 tahun itu diketahui sudah lima kali kabur dari rumah. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seorang remaja perempuan asal Kecamatan Busungbiu, Buleleng, akhirnya kembali ke rumah setelah seminggu kabur. Ia sempat membuat orang tuanya khawatir, hingga melapor ke Polsek Busungbiu. 

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, remaja tersebut berinisial Putu AA (16). Pelajar SMP ini sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah pada Selasa, 3 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita meminjam sepeda motor temannya. 

"Yang bersangkutan sudah kembali ke rumah dengan selamat pada Selasa (10/2/2026). Saat ini situasi telah kondusif, sepeda motor yang dipinjam dari temannya sudah dikembalikan dan diselesaikan dengan cara kekeluargaan," jelasnya. 

Baca juga: BULE Diduga Ulah Pati, Jasadnya Ditemukan Petugas PDAM d Buleleng, Diduga Ada Masalah Ekonomi

Baca juga: HARGA Ayam Ditemukan Rp42.000 Per Kg, Satgas Pangan Awasi Permainan Harga Jelang Lebaran dan Nyepi

SOSOK - Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, remaja tersebut berinisial Putu AA (16). Pelajar SMP ini sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah pada Selasa, 3 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita meminjam sepeda motor temannya. 
SOSOK - Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, remaja tersebut berinisial Putu AA (16). Pelajar SMP ini sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah pada Selasa, 3 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita meminjam sepeda motor temannya.  (Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury)

Diketahui, Putu AA sudah lima kali kabur dari rumah. Dua kejadian kabur terakhir sampai dilaporkan ke polsek. Di mana kejadian sebelumnya terjadi pada tiga bulan lalu. 

"Kalau tiga bulan lalu motifnya karena dilarang pacaran, oleh orang tuanya sebab masih kecil. Yang bersangkutan diketahui main sosial media, melakukan panggilan video dan kerap kenalan melalui media sosial. Sedangkan kali ini motifnya karena jarang dikasih uang oleh orang tuanya," ungkapnya. 

Sebagai tindak lanjut, Kapolsek Busungbiu AKP Wayan Sukrawan, memberikan pembinaan langsung pada Putu AA. Pembinaan dilakukan sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali. 

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan orang tua, untuk meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang lebih baik di lingkungan keluarga.

"Peran orang tua sangat penting dalam memberikan perhatian dan pengawasan, terutama kepada anak-anak di usia remaja. Diharapkan hubungan dalam keluarga semakin harmonis," ucap IPTU Yohana. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved