Berita Bali
Dishub Manfaatkan Sampah Plastik Sebagai Papan Nama Jalan, Simak Penjelasannya!
Sampah-sampah tersebut didaur ulang untuk kemudian dimanfaatkan sebagai papan nama jalan.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Sedangkan sisi teknis, untuk memproduksi 10 papan nama jalan beserta tiangnya dibutuhkan sekitar 880 kilogram plastik dalam kondisi sudah tercacah. Jika dihitung dari sampah plastik mentah yang belum dicacah, jumlahnya mencapai lebih dari 1 ton.
"Seluruh sampah plastik tersebut dikumpulkan dari jaringan binaan kami berupa bank sampah dan TPST yang tersebar di seluruh Kabupaten Buleleng," ungkapnya.
Terkait waktu pengerjaan, Eka menyebutkan bahwa proses terlama justru berada pada tahap pengumpulan bahan baku. Namun setelah material tersedia, proses produksi relatif cepat dengan dukungan peralatan yang memadai.
"Untuk satu papan nama, pengerjaan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Secara keseluruhan, dari pengumpulan hingga pemasangan, 10 papan nama dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan," ucapnya. (mer)
| Berkali-kali Viral, Warga Keluhkan Jalan Sidemen-Klungkung Bali Rusak, Tidak Kunjung Diperbaiki |
|
|---|
| Bukan Sekadar Film Sedih, Kisah Alzheimer Ini Bikin Penonton Denpasar Bali Teringat Orang Tua |
|
|---|
| Raih Juara 1, Pecatur Cilik Buleleng Putu Paramitha Curi Perhatian di Bali Rapid Chess Open 2026 |
|
|---|
| SIMBOL Toleransi Hidup Sejak Ratusan Tahun Lalu, Wamenag RI dan Gubernur Koster Lepas IWFP 2026 |
|
|---|
| Turnamen Catur Terbesar di Bali, Parta: Pecatur Punya Mental Tangguh dan Hidup Lebih Terencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kepala-Dishub-Buleleng-Gede-Gunawan-saat-meninjau-pengerjaan-v.jpg)