Makan Bergizi Gratis
SISWA Dapat Paket Makanan Kering, Dapur MBG di Buleleng Tetap 'Ngebul' Selama Ramadhan
Para siswa tetap menerima makanan siap santap di sekolah. Demikian pula bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Buleleng dipastikan tetap ‘ngebul’ selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Para siswa tetap menerima makanan siap santap di sekolah. Demikian pula bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B).
Hal tersebut diungkapkan Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Buleleng, Rusdianto. Dikatakan dia, untuk di sekolah umum paket siap santap tetap diberikan seperti biasa selama bulan ramadhan.
Ini mengingat mayoritas siswa merupakan nonmuslim. “Untuk yang tidak menjalankan puasa, baik itu peserta didik maupun non peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, kami tetap berikan makanan siap santap,” jelasnya, Rabu (18/2).
Baca juga: TERJUN ke Jurang di Pinggan Kintamani, Begini Kondisi Ayah dan Anak Usai Sepeda Motornya Terjatuh!
Baca juga: HARAPAN Baru Dadong Sandat lewat Bedah Warung Miliki Warung yang Layak di Usia Senja
Sementara bagi siswa muslim, baik itu di sekolah umum maupun madrasah, tetap akan mendapat MBG namun berupa paket kemasan atau paket kering.
“Untuk di madrasah, kita berikan (MBG) di akhir jam pelajaran, atau saat pulang sekolah. Sehingga tidak mengganggu kekhusyukan ibadah selama di sekolah,” ucapnya.
Rusdianto menambahkan, pendistribusian MBG bagi peserta didik libur selama satu pekan, dikarenakan cuti bersama dan belajar mandiri pada awal puasa.
Pendistribusian MBG dimulai kembali pada tanggal 23 Februari 2026. “Karena tidak ada aktivitas di sekolah, sehingga pendistribusian MBG untuk siswa baru dilakukan kembali pada tanggal 23 Februari. Sedangkan distribusi MBG bagi 3B tetap dilakukan seperti biasa,” ujarnya.
Rusdianto menambahkan, biasanya pada pertengahan bulan Ramadhan ada sekolah yang melaksanakan kegiatan buka puasa bersama. Mengenai hal ini, pihaknya menyerahkan pada sekolah dan SPPG setempat.
“Kami kembalikan pada pihak SPPG apakah memungkinkan dilakukan pergeseran waktu masak. Jadi tinggal kesiapan bersama antara kedua belah pihak,” tandasnya.
Selama Puasa Ramadhan program MBG tetap berjalan seperti biasa. Hal tersebut juga diungkapkan Koordinator BGN Provinsi Bali, Risca Christina pada Senin (16/2).
Risca mengatakan selama bulan puasa di Provinsi Bali beberapa sekolah yang mayoritas siswanya beragama nonmuslim akan dilakukan pemberian MBG seperti biasa, yakni dengan menu basah.
Akan tetapi apabila terdapat siswa muslim bersekolah di mayoritas non muslim maka akan mendapatkan makanan kering.
“(Jenis makanan kering yang akan didapat) Biasanya telur, kacang polong, abon, ada buah dan juga kurma,” jelas Risca.
Makanan kering ini akan diberikan berbarengan pada siswa muslim saat rekan-rekannya juga mendapatkan menu basah MBG.
| MBG Libur 18 - 30 Maret 2026, Penyaluran Terakhir Besok, Jelang Libur Panjang Idulfitri & Nyepi 2026 |
|
|---|
| Libur Nyepi dan Lebaran, Siswa Tidak Terima MBG |
|
|---|
| MBG Jadi Juru Selamat Industri Otomotif, Pikap Gran Max Asapi Tren Mobil Hybrid di Bali |
|
|---|
| Sekolah Beri Masukan dan Saran Terkait MBG, Salah Satunya Variasi Menu Makanan |
|
|---|
| Pastikan Standar Pengelolaan Tidak Asal-asalan, Wakapolda Bali Resmikan SPPG Polri di Gianyar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pegawai-SPPG-saat-mendistribusikan-MBG-ke-sekolah-yang-ada-di-Kabupaten-Buleleng.jpg)