Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Makan Bergizi Gratis

SISWA Dapat Paket Makanan Kering, Dapur MBG di Buleleng Tetap 'Ngebul' Selama Ramadhan

Para siswa tetap menerima makanan siap santap di sekolah. Demikian pula bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita (3B).

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
DISTRIBUSI MBG - Pegawai SPPG saat mendistribusikan MBG ke sekolah yang ada di Kabupaten Buleleng. BGN Buleleng memastikan distribusi MBG selama bulan Ramadhan tetap berjalan seperti biasa. 

Risca melanjutkan tidak ada pengurangan porsi MBG yang akan dibagikan sebab jika ada aktivitas di sekolah akan tetap diberikan menu basah MBG dan jika tidak sekolah diberikan menu keringan yang dirapel selama tiga hari. 

“Kalau untuk sekolah muslim ada permintaan tidak menerima MBG, sehingga kita tidak berikan rata-rata request seperti itu. Pemberian MBG tidak boleh memaksakan penerima manfaat sebelum itu kami tanyakan dulu kesediaan sekolah dan penerima manfaatnya,” bebernya. 

Sehingga sejauh ini sekolah muslim tidak menerima MBG selama puasa Ramadhan berlangsung. Paling banyak sekolah muslim yang tidak meminta MBG selama puasa Ramadhan berada di Kabupaten Tabanan dan Jembrana, nantinya tetap dilakukan koordinasi antara Kepala SPPG dan pihak sekolah terkait. (mer/sar)

Polres Analisa dan Evaluasi Kinerja SPPG

Sementara itu, Polres Jembrana pelaksanaan Analisa dan Evaluasi (Anev) kinerja enam bulan terakhir program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Jembrana, Kamis (12/2).

Sejumlah sekolah dan satuan pendidikan menyampaikan masukannya ke pihak SPPG. Mulai dari soal variasi menu makanan, kualitas buah hingga penyesuaian jadwal penyaluran MBG saat bulan Ramadhan dan hari Libur Nasional.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati didampingi Kabag SDM, AKP I Putu Budi Santika menerangkan, forum Anev ini merupakan wujud keterbukaan dan tanggung jawab Polri dalam memastikan program berjalan tepat sasaran. 

“Tentunya kami tetap membutuhkan masukan dan saran secara langsung dari para pihak terutama penerima manfaat guna perbaikan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis ke depan,” ujar AKBP Citra.

Setelah itu, sejumlah masukan dan saran pun disampaikan para pihak. Seperti dari kepala sekolah dan juga perwakilan satuan pendidikan.

Masukan diantaranya terkait variasi menu, frekuensi pemberian susu, kualitas buah, kemasan distribusi, hingga penyesuaian jadwal penyaluran saat bulan Ramadan dan hari libur nasional. 

Selain itu, disampaikan pula kebutuhan pembaruan data jumlah siswa guna menghindari kelebihan porsi yang diberikan.

Pihak SPPG Polres Jembrana mengakui MBG merupakan program baru yang terus disempurnakan secara bertahap.

Penyesuaian menu telah dilakukan, termasuk pengolahan kacang merah dengan variasi rasa, peningkatan kualitas kemasan, serta evaluasi pemilihan buah agar tidak mudah rusak saat distribusi.

Terkait keterbatasan susu dan kebutuhan ayam, pihak SPPG menyampaikan bahwa kendala tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan suplai dari penyedia.

Meski demikian, Polres Jembrana berkomitmen mencari solusi terbaik tanpa mengurangi standar gizi yang telah ditetapkan. “Untuk beberapa kekurangan yang ditemukan akan segera dilakukan penyesuaian guna meningkatkan kualitas pelayanan,” tandasnya. (mpa)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved