Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bisnis

PENATAAN Titik Nol Singaraja Dipercepat, Kelistrikan Gedung Laksmi Graha Disiapkan

Koordinasi yang berlangsung di Kantor PLN UP3 Bali Utara ini menjadi bagian dari rangkaian penataan kawasan yang tengah berjalan.

Tidak Ada/istimewa
GELAR RAPAT - Dinas PUPR Perkim Buleleng dan PLN UP3 Bali Utara saat pembahasan skema kelistrikan gedung Laksmi Graha Buleleng belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM - Upaya revitalisasi kawasan Titik Nol Singaraja terus dipercepat. Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah memastikan kesiapan infrastruktur dasar, khususnya sistem kelistrikan di Gedung Laksmi Graha.

Untuk itu, PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Buleleng melakukan sinkronisasi kebutuhan kelistrikan gedung tersebut.

Koordinasi yang berlangsung di Kantor PLN UP3 Bali Utara ini menjadi bagian dari rangkaian penataan kawasan yang tengah berjalan. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung optimalisasi fungsi Gedung Laksmi Graha sebagai salah satu titik aktivitas publik di pusat Kota Singaraja.

Baca juga: RESAHKAN Penumpang, Oknum Calo Dipanggil Otoritas Terminal Mengwi, CE Minta Maaf & Beri Klarifikasi!

Baca juga: MULAI Rekrut Pelatih Seni Tradisional, Badung Jalankan Program “Banjar Menari” Ini Kata Plt Disbud

Kepala Bidang Penataan Bangunan Gedung PUPR Perkim Buleleng, I Gede Widya Iswaratantra, menyebutkan bahwa kesiapan sistem kelistrikan menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan revitalisasi kawasan.

"Sinkronisasi ini penting agar seluruh aspek teknis, terutama kelistrikan, dapat direncanakan secara matang sehingga gedung dapat berfungsi optimal," ujarnya belum lama ini. 

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah aspek teknis turut disinkronkan, mulai dari kebutuhan daya listrik, skema instalasi, hingga pola pengoperasian ke depan. Selain itu, aspek keselamatan ketenagalistrikan dan efisiensi energi juga menjadi perhatian dalam perencanaan.

Gedung Laksmi Graha sendiri merupakan salah satu bangunan ikonik di Singaraja yang selama ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.

Mulai dari pertemuan, pameran, hingga aktivitas komunitas. Ke depan, gedung ini diproyeksikan menjadi ruang publik yang lebih representatif seiring penataan kawasan Titik Nol.

Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung penguatan infrastruktur kawasan melalui penyediaan listrik yang andal.

"PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang aman dan efisien guna mendukung optimalisasi Gedung Laksmi Graha sebagai bagian dari kawasan publik," katanya.

Melalui sinergi ini, penataan Titik Nol Singaraja diharapkan tidak hanya menghadirkan wajah kawasan yang lebih tertata, tetapi juga mampu mendorong peningkatan aktivitas sosial serta kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved