Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Video

VIDEO Lelah Urus Istri Sakit, Suami Bunuh Istri

Peristiwa tragis terjadi di sebuah kos-kosan di Jalan Subur, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali.

Tayang:

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Peristiwa tragis terjadi di sebuah kos-kosan di Jalan Subur, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali.

Suami Sunardi (48) asal Desa Kinandang, Bendo, Magetan, Jawa Timur tega membekap istrinya Evi Dwi (50) dengan bantal.

Hal ini dilatarbelakangi dugaan depresi karena tak kuat merawat istri yang sakit stroke.

Setelah melakukan aksi nekat tersebut, Sunardi mencoba mengakhiri hidupnya.

Baca juga: KABUR Dari Hadangan Jero Sumadi & 2 Saudaranya, Ketut Arta Beritahu Kakaknya & Tuju TKP Bawa Sajam!

Sunardi dengan sengaja meminum dua gelas campuran cairan Bayclin, Wipol, dan Sprite  yang sudah disiapkan karena niat di awal Sunardi sudah ingin lebih dulu mengakhiri hidup sebelum membunuh Evi. 

"Sunardi juga menyayat pergelangan tangan kirinya dengan menggunakan pisau dapur hingga berdarah-darah, namun upaya bunuh diri tersebut tidak berhasil," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, pada Senin 13 Oktober 2025.

Merasa upayanya tidak membuahkan hasil, sekira pukul 06.30 WITA, tersangka memutuskan melapor diri ke Polisi karena merasa dirinya salah jika telah membunuh istrinya.

Baca juga: AJAK MATI Bersama di Kamar Kos Denpasar, Suami Depresi Urus Istri yang Stroke

Setelah itu tim buser Polsek Denpasar Barat langsung membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk berobat karena pelaku merasa mual dan pusing akiibat meminum cairan tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi menjelaskan aksi kekerasan hingga menyebabkan nyawa melayang ini dilakukan Sunardi karena depresi  mengurus istrinya yang menderita penyakit stroke.

"Tersangka Sunardi merasa cepek dan lelah mengurus istrinya yang menderita penyakit stroke," ungkap Kompol Sukadi, pada Senin 13 Oktober 2025.

Sebelumnya Sunardi sempat berniat untuk bunuh diri, namun terbesit di pikirannya kalau dirinya mati siapa yang akan mengurus istrinya, akhirnya tersangka mengambil keputusan untuk membunuh istrinya terlebih dahulu.

"Setelah istrinya tewas, baru kemudian tersangka akan bunuh diri," jelasnya.

Lanjutnya, Evi dibunuh dengan cara dibekap dengan bantal saat sedang tertidur, menekan dengan keras hingga kehabisan napas, sesaat sebelum istrinya tewas Sunardi sempat mengatakan bahwa dirinya juga ingin mati tapi mengajak istrinya mati juga.

"Tersangka membekap wajah istrinya dengan bantal tidur  yang berada di samping kiri istrinya, ditekan dengan keras dengan kedua tangan," bebernya.

Saat itu korban wanita kelahiran Surakarta sempat memberontak dengan menarik dan berusaha melepas bekapan bantal tersebut, korban dibekap dengan durasi selama 15 menit hingga korban tidak lagi bergerak.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved