Kecelakaan di Denpasar
Dihantam Mobil, Nyawa Pemuda Melayang di Simpang Pesanggaran Bali, Pengemudi Kabur
Korban yang diketahui berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, terpental dari motor listriknya dengan luka-luka yang sangat fatal.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Insiden maut kembali terjadi di jalanan Kota Denpasar pada Rabu dini hari, 4 Maret 2026.
Seorang pemuda berinisial FAH (27) nyawanya melayang di tengah persimpangan jalan setelah sepeda motor listrik yang dikendarainya terlibat tabrakan hebat dengan sebuah mobil misterius.
Bukannya menolong, pengemudi mobil tersebut justru memilih tancap gas, meninggalkan korban yang bersimbah darah terkapar di atas aspal.
Tragedi ini terjadi di Simpang Empat Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai – Jalan Diponegoro KM 8, atau yang akrab dikenal sebagai TL Pesanggaran, Denpasar Selatan, sekitar pukul 01.45 WITA saat jalanan lengang.
Baca juga: USIA Nyoman Karuna Berakhir di 16 Tahun, Kecelakaan di Buleleng Sebabkan Cedera Kepala Berat
Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor listrik bernomor polisi DK-3881-FDR dengan sebuah mobil yang identitas pengemudinya hingga kini masih dalam penyelidikan (lidik).
"Kejadian bermula saat pengemudi mobil bergerak dari arah utara menuju ke arah selatan. Saat itu, lampu lalu lintas di jalur tersebut memang menyala hijau," kata Kompol Yusuf kepada Tribun Bali.
"Namun, di saat yang bersamaan, korban FAH yang melaju dari arah timur menuju ke barat diduga melanggar lampu lalu lintas yang saat itu menyala merah," sambungnya.
Akibat pelanggaran rambu tersebut, tabrakan tak terelakkan tepat di tengah persimpangan.
Korban yang diketahui berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, terpental dari motor listriknya dengan luka-luka yang sangat fatal.
"Kondisi korban mengalami pendarahan hebat dari hidung dan telinga kiri, serta pembengkakan di kedua mata dan pipi kanan," jelasnya.
Kompol Yusuf sangat menyayangkan sikap pengemudi mobil yang tidak menunjukkan rasa kemanusiaan dengan melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
"Sesaat setelah benturan terjadi, pengemudi mobil yang identitasnya masih kami telusuri ini langsung meninggalkan lokasi kejadian. Korban ditemukan meninggal dunia di tempat akibat luka-luka yang dideritanya," tegas Kasatlantas.
Pihak Satlantas Polresta Denpasar segera tiba di lokasi pada pukul 02.00 WITA untuk mengevakuasi jenazah korban dan melakukan olah TKP awal.
Saat ini, kepolisian tengah mengumpulkan bukti-bukti dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna melacak jejak pelarian mobil misterius tersebut.
"Kasus ini masih dalam penanganan serius kami. Kami sedang mengidentifikasi kendaraan yang terlibat melalui CCTV di sepanjang jalur By Pass," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Dihantam-Mobil-Nyawa-Pemuda-Melayang-di-Simpang-Pesanggaran-Bali-Pengemudi-Kabur.jpg)