Dugaan pelecehan dan penganiayaan yang terjadi di salah satu panti asuhan di Kabupaten Buleleng telah ditindaklanjuti Dinsos Buleleng.
Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng, tepatnya di Kecamatan Sawan.
APES! Parkir di Teras Rumah, Motor Lansia asal Busungbiu Buleleng Lenyap Dicuri
TAKDIR! Putu AK dan Kadek D Dinyatakan Tewas Setelah Adu Jangkrik di Jalan Singaraja - Gilimanuk
Tanpa aba-aba KAW langsung turun dari sepeda motor dan melakukan pemukulan serta tendangan secara berulang-ulang
ketiga korban diketahui tidak mengenakan helm saat berkendara, yang memperparah kondisi korban saat mengalami kecelakaan.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan insiden kecelakaan melibatkan dua motor.
Seorang remaja laki-laki berinisial KAW dilaporkan ke Polsek Banjar. Ini karena pelajar berusia 15 tahun tersebut melakukan penganiayaan.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan dugaan pelecehan
Dua pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan adu jangkrik.
Salah satu pemilik panti asuhan di Kabupaten Buleleng, Bali terseret kasus dugaan pelecehan dan penganiayaan.
Berdasarkan kronologis, kejadian bermula saat seorang pria tak dikenal datang ke toko milik korban dan berpura-pura membeli rokok.
Aktivitas Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, tampak berbeda di tengah momentum arus balik Lebaran
Ratusan turis tersebut datang untuk menikmati destinasi wisata di Bali Utara sebelum melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Tanjung Perak.
Selamat Jalan Wayan Kardim, Nafas Terhenti di Jalanan Buleleng, Benturan Keras Sebabkan Luka Parah
Kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor Kawasaki datang dari arah barat menuju timur.
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.
Seorang lansia bernama Wayan Kardim dikabarkan meninggal dunia akibat mengalami luka serius.
Nyepi Mencekam di Buleleng, Komang Agus Tebas Kadek Sastrawan Gunakan Samurai