Pemkab Klungkung Tinjau Lokasi Kerusakan SMPN 3 Dawan, Siapkan Rp 500 Juta untuk Perbaikan

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, bersama Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gde Dharmawan mengunjungi SMP Negeri 3 Dawan, Kecamatan Dawan Sabtu

Pemkab Klungkung Tinjau Lokasi Kerusakan SMPN 3 Dawan, Siapkan Rp 500 Juta untuk Perbaikan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, bersama Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gde Dharmawan mengunjungi SMP Negeri 3 Dawan, Kecamatan Dawan Sabtu, (23/2/2019). Kunjungannya itu untuk merespon pemberitaan di media, terkait kondisi ruang kelas yang rusak hingga siswa satu kelas harus dipindah belajar ke LAB IPA. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, bersama Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gde Dharmawan mengunjungi SMP Negeri 3 Dawan, Kecamatan Dawan Sabtu, (23/2/2019).

Kunjungannya itu untuk merespons pemberitaan di media, terkait kondisi ruang kelas yang rusak hingga siswa satu kelas harus dipindah belajar ke LAB IPA.

Setelah meninjau lokasi, kerusakan itu benar adanya. Titik atap plafon memang tampak mengalami kerusakan dan kerangka atap sudah keropos dimakan rayap.

Setelah dicek, tahun ini pemkab telah mengalokasikan anggaran Rp 500 juta dari DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk pemerbaikan ruang kelas itu

“Saya harapkan berita ini tidak separah itu, karena tahun ini memang sudah dianggarkan sebesar Rp 500 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk diperbaiki. Mungkin dalam beberapa bulan ke depan, akan segera diselesaikan perbaikanya,” ujar Suwirta

Ia juga meminta kepala sekolah agar mengambil kebijakan atau keputusan dengan menggunakan dana BOS, untuk menyelesaikan kerusakan ringan yang terjadi. Sehingga kerusakan ringan tidak makin parah karena dibiarkan

Selain itu, Suwirta juga mengingatkan semua pihak untuk senantiasa mengkomunikasikan setiap permasalahan yang ada ke pemerintah. Sehingga tidak muncul kehebohan di media sosial.

Baca: Siswa Belajar di Lab IPA Sejak Sebulan Lalu, Satu Ruang Kelas SMPN 3 Dawan Rusak Parah

Baca: Idealnya Dihuni 120 Orang tapi Warga Binaan Capai 224, Lapas Perempuan Denpasar Over Kapasitas

Baca: Pukul 4 Pagi Besok, Pedagang Pasar Badung Mulai Berjualan di Pasar yang Baru

“Saya juga tegaskan guru-guru jangan usil, lebih baik kordinasi dengan Dinas Pendidikan, jangan sampai masyarakat ke sini, ngambil gambar terus mengadu ke media sosial” jelas Suwirta

Selain mendapati kerusakan plafon, Suwirta juga menyoroti tumpukan sampah dan penataan taman yang belum maksimal. Suwirta juga minta kepala sekolah membuat perencanaan untuk penataan taman, kantin dan pemandangan yang ada di sekeliling sekolah.

“Saya akan tata sekolah ini menjadi sekolah yang baik, jangan dibiarkan sekolah ini terbengkalai. Jangan pada saat lomba baru sekolahnya bersih, saya ingin sekolah ini setiap hari dalam keadaan bersih. Tingkatakan rasa memiliki terhadap sekolah, jangan manja meminta bantuan ke Dinas Pendidikan. Kalau ini ditata dengan rapi, bisa menjadikan sekolah percontohan untuk membikin pemandangan yang baik, halaman yang baik serta lingkungan yang baik” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, ruang kelas yang mengalami kerusakan di SMP N 3 Dawan, merupakan ruang kelas IX.

Pihak sekolah mengambil tindakkan untuk memindahkan siswanya sejak sebulan lalu, karena kondisi atap kelas tersebut sudah dalam keadaan rusak dan takut untuk ditempati, khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kondisi ini membuat kami menganggap kelas itu sudah sangat riskan jika digunakan untuk proses belajar mengajar” ujar Kepala Sekolah SMP N 3 Dawan, I Nyoman Sudarma.

Pihaknya juga akan segera mengambil tindakan terkait penataan halaman sekolah dan taman yang ada.

“Apa yang menjadi arahan Bapak Bupati, kami akan segera membuat rancangan untuk penataan halaman sekolah, baik itu tamannya, kantin dan pemandangan di sekitarnnya,” ujarnya lagi. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved