Serba Serbi

Jatah Umur, Peruntungan hingga Watak yang Lahir Rabu Umanis Tambir

Hari ini adalah hari otonan mereka yang lahir Rabu Umanis Tambir. Lalu bagaimana peruntungan, watak, hingga jatah umurnya?

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Putu Supartika
Ilustrasi otonan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rabu (20/2/2019) merupakan hari yang berbahagia untuk mereka yang lahir Rabu Umanis Tambir.

Ini dikarenakan hari ini adalah otonannya.

Buda atau Rabu memiliki urip 7 dan Umanis memiliki urip 5.

Jika dijumlahkan hasilnya 12 sehingga jatah umurnya menurut wariga adalah 72 tahun.

Kehidupan mereka menurut pal Sri Sedana atau periode kelahirannya adalah sebagai berikut.

Baca: Kisah Mahasiswi 21 Tahun Bisnis Oleh-oleh Makanan dari Singkong Beromzet Miliaran

Baca: Kisah Ajik Krisna Rintis Usahanya, Pernah Jadi Tukang Cuci Mobil Hingga Kolektor Mobil Mewah Ini

Umur 0 - 6 tahun mengalami kesakitan atau penderitaan.

7 - 12 tahun menjalani hidup senang.

Penghasilan sedikit saat berumur 13 - 18 tahun.

Ketika berumur 19 - 24 tahun kesakitan atau mendapatkan penderitaan sehingga harus pandai-pandai merawat dan menjaga diri.

Umur 25 - 30 tahun hidup baik sekali.

Baca: Gading Marten Akui Masih Sayang Gisel, Tak Mau Dijodohkan Dengan Luna Maya

Baca: Sudah 4 Hari Air Keruh dan Ngadat, Warga Dalung Harus Begadang untuk Tampung Air PDAM

31 - 36 tahun kesakitan atau penderitaan.

Penghasilan sedikit saat berumur 37 - 42 tahun.

43 - 48 tahun kembali mengalami kesakitan atau penderitaan.

49 - 54 tahun akan melewati hari-hari dengan penghasilan sedikit.

Saat umur 55 - 66 tahun hidupnya meningkat menjadi baik sekali.

Dan akan kembali mengalami kesakitan atau penderitaan saat menapaki umur 67 - 72 tahun.

Baca: Besuk Ke Rutan Medaeng, Prabowo Sebut Kasus Ahmad Dhani Adalah Dendam Politik

Baca: Royal Wedding Putra Ajik Krisna, Dihadiri Putra Jokowi Hingga Dekorasi Bak Singgasana Kerajaan Bali

Itulah kehidupan mereka yang lahir Rabu Umanis.

Tidak mutlak untuk dipercaya karena setiap orang telah membawa tulis gidat (nasib) masing-masing dan semua telah diatur Hyang Kuasa.

Sementara seseorang yang lahir wuku Tambir hidupnya berkecukupan, perkataannya panas, antara tindakan dan pemikiran tak sama.

Juga selalu berbuat yang membuat orang menjadi heran, dan mengetahui petunjuk gaib. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved